Ntvnews.id, Jakarta - Tim gabungan melakukan evakuasi terhadap puluhan penumpang kapal KM Sumber Makmur yang mengalami mati mesin saat berlayar di perairan barat laut Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu, Selasa pagi.
“Total ada 61 penumpang dan satu orang nakhoda kapal yang dievakuasi petugas gabungan,” kata Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, di Jakarta, Selasa.
Ia menjelaskan kapal kayu KM Sumber Makmur yang dinakhodai Sadam berangkat dari Pulau Panggang menuju Pelabuhan Rawabasan. Namun, di tengah perjalanan kapal mengalami gangguan setelah komponen "vanbelt" mesin putus, sehingga mesin penggerak “bilge pump” tidak berfungsi.
Baca Juga: Rano Karno Mau Buat SPBU Terapung di Pulau Seribu
“Kondisi ini menyebabkan air laut masuk ke dalam badan kapal yang merendam mesin utama kapal dan menimbulkan kepanikan," katanya.
Salah seorang penumpang kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran di Pos Pulau Lancang. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas bergerak menggunakan Kapal Satria Biru 08 menuju lokasi kejadian.
Karena jumlah penumpang cukup banyak, petugas juga menyiapkan 76 perahu penyelamat di Pos Pulau Pari untuk mendukung proses evakuasi.
Gatot menyebutkan laporan diterima sekitar pukul 08.15 WIB, dan tim langsung bergerak ke lokasi. Proses evakuasi dimulai pukul 08.42 WIB dan seluruh penumpang berhasil diselamatkan pada pukul 09.45 WIB.
Baca Juga: 10.866 Wisatawan Serbu Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran 2026
Dalam proses tersebut, petugas menghadapi kendala berupa kondisi cuaca yang kurang bersahabat, termasuk ombak tinggi dan angin kencang.
“Evakuasi selesai dilaksanakan dan seluruh penumpang berhasil dievakuasi ke Pulau Lancang untuk dilakukan cek kesehatan,” kata dia.
(Sumber: Antara)
Petugas Gulkarmat mengevakuasi penumpang kapal rusak di perairan Kepulauan Seribu pada Selasa (24/3/2026). ANTARA/HO-Gulkarmat (Antara)