Infografik: Gerakan Pangan Murah Jelang Lebaran 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Mar 2026, 13:27
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Program Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di berbagai daerah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memberikan akses bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat menjelang Lebaran 2026. Program Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di berbagai daerah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memberikan akses bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat menjelang Lebaran 2026. (Antara)

Ntvnews.id , Jakarta - Program Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali digelar di berbagai daerah menjelang Lebaran 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Program ini bertujuan untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah potensi kenaikan harga menjelang hari raya.

Pelaksanaan GPM dimulai sejak 13 Maret 2026 hingga H-1 Lebaran.

Program ini tersebar luas di seluruh Indonesia dengan melibatkan 36 polda dan 510 polres sebagai titik distribusi.

Kehadiran aparat turut mendukung kelancaran distribusi bahan pangan sekaligus memastikan kegiatan berjalan tertib dan tepat sasaran.

Baca Juga: Operasi Pangan Murah Digaspol, Efektifkah?

Sebanyak 295.000 orang menjadi target penerima manfaat dalam program ini.

Sasaran penerima meliputi organisasi kemasyarakatan, buruh, pengemudi ojek daring, petugas keamanan lingkungan, serta masyarakat umum.

Langkah ini diharapkan dapat menjangkau kelompok yang membutuhkan, terutama mereka dengan pendapatan rendah.

Dalam program GPM, sejumlah komoditas dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Beras SPHP dijual seharga Rp11.000 per kilogram, gula pasir Rp17.000 per kilogram, minyak goreng Rp15.000 per kilogram, dan tepung terigu Rp11.500 per kilogram.

Untuk menjaga pemerataan, pembelian dibatasi maksimal dua kemasan beras ukuran 5 kilogram per orang.

Baca Juga: Dirut BULOG Hadiri Buka Puasa Bersama TNI–Polri, Perkuat Sinergi untuk Stabilitas Nasional

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat memberikan stimulus bagi masyarakat sekaligus membantu menstabilkan harga pangan.

Selain itu, GPM juga diharapkan mampu meringankan beban rumah tangga serta menjamin ketersediaan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau menjelang Idul Fitri.

Berikut Infografiknya:

Program Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di berbagai daerah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memberikan akses bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat menjelang Lebaran 2026. <b>(Antara)</b> Program Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di berbagai daerah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memberikan akses bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat menjelang Lebaran 2026. (Antara)

x|close