Ntvnews.id, Jakarta - Ketersediaan air minum bersih di ruang publik menjadi perhatian seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga menjelang arus mudik Idul Fitri. Kondisi ini mendorong penyediaan fasilitas air minum yang mudah diakses, terutama di lokasi-lokasi dengan aktivitas tinggi seperti tempat ibadah dan transportasi umum.
Coway menghadirkan lebih dari 50 titik Water Station di berbagai ruang publik untuk menjawab kebutuhan tersebut. Fasilitas ini tersebar di sejumlah masjid serta titik transportasi strategis guna membantu masyarakat menjaga kebutuhan cairan tubuh selama beraktivitas maupun dalam perjalanan.
Langkah ini juga dikaitkan dengan upaya memperluas akses terhadap air minum yang aman dan layak di ruang publik, sejalan dengan target Sustainable Development Goals, khususnya tujuan ke-6 terkait akses air bersih dan sanitasi.
Kebutuhan hidrasi selama Ramadan menjadi isu penting, terutama saat masyarakat tetap beraktivitas meski berpuasa. Tubuh tetap kehilangan cairan melalui proses alami seperti pernapasan, keringat, dan metabolisme. Penelitian dalam jurnal ilmiah Frontiers in Nutrition menunjukkan bahwa asupan cairan selama Ramadan kerap berada di bawah rekomendasi harian, yang dapat berdampak pada energi dan konsentrasi, terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh.
Baca Juga: Wagub Rano: Car Free Night Malam Takbiran Digelar Pukul 20.00–22.00 WIB
“Bulan Ramadan dan musim mudik merupakan momen penting bagi masyarakat Indonesia, di mana mobilitas meningkat dan kebutuhan akan akses air minum yang bersih menjadi semakin relevan,” ujar Tony Cho, President Director Coway Indonesia.
“Melalui penyediaan Water Station di berbagai lokasi publik, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan akses air minum dengan lebih mudah sekaligus terus memperluas ketersediaan air minum bersih di ruang publik sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sejumlah masjid di wilayah Jabodetabek dan Bandung menjadi lokasi penyediaan fasilitas ini, di antaranya Masjid Dzunnuraini Bogor (Rest Area KM 45A Jagorawi), Masjid Amir Hamzah, Masjid Baitul Ilmi Labschool Jakarta, Masjid Raya Al-Musyawarah, Masjid Raya Sunda Kelapa, Masjid Raya Al-Insan Patal Senayan, Masjid WTC Jenderal Sudirman, Masjid Raya Bani Umar, Masjid Raya Al-Azhar Bintaro, Masjid Jami Bintaro Jaya, Masjid Ash Bintaro, hingga Masjid Al-Jabar ITB Bandung.
Selain di rumah ibadah, fasilitas air minum ini juga tersedia di berbagai simpul transportasi yang dipadati pemudik. Di Jakarta, titiknya mencakup Stasiun Gambir, Stasiun Jatinegara, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Jakarta Kota, serta Bandara Soekarno-Hatta Terminal 3 (boarding lounge). Layanan serupa juga hadir di sejumlah stasiun LRT Jabodebek seperti Jati Mulya, Rasuna Said, Kuningan, Pancoran, Cikoko, Cawang, TMII, Harjamukti, dan Jatibening Baru.
Baca Juga: Prabowo Dorong Pemenuhan Nakes di 4.000 Puskesmas Wilayah 3T
Di wilayah Jawa Barat, fasilitas ini tersedia di sejumlah stasiun seperti Cikampek, Jatibarang, Solo Jebres, Cicalengka, Kiara Condong, Bandung, Cimahi, dan Cimindi. Sementara di Jawa Tengah dan Yogyakarta, tersedia di Stasiun Kroya, Yogyakarta, Maguwo, Tugu, dan Lempuyangan. Adapun di Jawa Timur, titiknya mencakup Stasiun Kertosono, Blitar, Kediri, Blimbing, Malang, Sepanjang, Sidoarjo, hingga Gubeng.
Coway menyatakan akan terus memperluas penyediaan fasilitas serupa di berbagai ruang publik guna meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum berkualitas.
“Keberadaan Coway Water Station ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat Indonesia menjaga hidrasi selama menjalankan aktivitas di bulan Ramadan maupun saat melakukan perjalanan mudik Lebaran, tetapi juga dapat memberikan manfaat jangka panjang melalui peningkatan akses masyarakat terhadap air minum bersih di berbagai ruang public,” tutup Tony Cho.
Air Minum di Stasiun LRT (Istimewa)