Istana Minta Maaf atas Kemacetan Ketapang-Gilimanuk Saat Mudik Lebaran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mar 2026, 17:05
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan permohonan maaf atas kepadatan arus mudik yang terjadi di sejumlah titik, terutama di jalur penyeberangan Jawa-Bali.

Prasetyo, yang akrab disapa Pras, mengungkapkan bahwa lonjakan kendaraan terjadi di Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk. Kepadatan tersebut dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.

“Memang ada beberapa kejadian yang sedikit ada penumpukan lonjakan trafik yang luar biasa di penyeberangan Ketapang dan Gilimanuk,” ujar Pras di kantor Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.

Baca Juga: Komnas HAM Tetapkan Andrie Yunus sebagai Pembela HAM Usai Insiden Penyiraman Air Keras

Meski terjadi kepadatan, pemerintah memastikan terus melakukan pemantauan langsung di lapangan. Berbagai upaya dilakukan dengan mengerahkan petugas guna mencari solusi untuk mengurai antrean kendaraan dan kemacetan.

Prasetyo menegaskan bahwa koordinasi antar kementerian dan lembaga terus diperkuat agar arus mudik maupun arus balik dapat berlangsung lebih lancar.

Selain itu, pemerintah juga menerapkan kebijakan work from anywhere sebagai langkah untuk mengurangi kepadatan. Kebijakan ini diharapkan mampu mendistribusikan pergerakan pemudik sehingga tidak menumpuk dalam satu waktu tertentu.

Ia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang memilih melakukan perjalanan mudik lebih awal. Menurutnya, langkah tersebut cukup membantu dalam menekan potensi penumpukan kendaraan saat puncak arus mudik.

x|close