Trump Klaim Berhasil Bunuh 48 Pemimpin Iran Termasuk Ayatollah Ali Khamenei

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Mar 2026, 14:56
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Donald Trump Donald Trump (Instagram @realdonaldtrump)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan klaim besar terkait operasi militer terbaru terhadap Iran. Dalam wawancara dengan media AS, ia menyatakan bahwa puluhan tokoh penting Iran telah menjadi korban serangan gabungan yang dilakukan Washington dan Israel.

Menurut Trump, serangan tersebut menghasilkan capaian luar biasa. Ia menegaskan hal itu melalui pernyataannya kepada Fox News, yang dikutip oleh AFP.

"Tidak ada yang percaya dengan kesuksesan yang kita raih, sebanyak 48 pemimpin telah tewas dalam satu serangan. Dan ini berlangsung dengan cepat," ujarnya.

Baca Juga: Iran Klaim Berhasil Hancurkan Sistem Radar Pertahanan Misil AS di UEA

Trump kemudian menggambarkan operasi militer itu sebagai sebuah keberhasilan menyeluruh. Serangan yang dimulai pada Sabtu (28/2) itu, menurutnya, bertujuan langsung untuk menyingkirkan struktur kepemimpinan Iran sekaligus melumpuhkan kekuatan militernya.

Dalam wawancara lain kepada CNBC, ia kembali menekankan bahwa hasil serangan bersama AS–Israel menciptakan kondisi yang memihak kepada Washington.

"Kita melakukan pekerjaan kita bukan hanya untuk kita, tetapi untuk dunia. Dan semuanya berjalan lebih cepat dari jadwal. Situasi saat ini berkembang dengan sangat positif, sangat positif,” ujarnya.

Di tengah pernyataannya itu, Trump juga sempat menyampaikan secara langsung kabar wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang kemudian dikonfirmasi oleh otoritas Iran sebagai korban serangan gabungan AS–Israel.

Baca Juga: MK Nyatakan Permohonan Hasto Soal Obstruction of Justice Tidak Dapat Diterima

Wawancara Trump tersebut tampaknya dilakukan sebelum pihak militer AS mengumumkan bahwa sejumlah prajuritnya tewas akibat serangan balasan Iran. Serangan itu menyasar pangkalan-pangkalan AS di kawasan Timur Tengah, menewaskan tiga personel dan melukai beberapa lainnya, termasuk lima yang mengalami luka parah.

Serangan balasan Iran sebelumnya disampaikan oleh Garda Revolusi Iran (IRGC), yang mengklaim telah menargetkan instalasi AS di Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Qatar. Sejumlah negara lain di kawasan yang juga menampung pasukan AS turut melaporkan dentuman dan serangan rudal.

Di sisi lain, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan bahwa pasukan AS menenggelamkan sebuah kapal perang Iran yang sedang berada di dermaga di Teluk Oman.

x|close