Ntvnews.id,
Lantas, apa foto itu benar adanya? Dikutip dari aku @cekfkta.ri, hal itu hanyalah hoaks alias mengandung fitnah.
"Framing tersebut sengaja dibangun untuk memicu persepsi negatif dan menimbulkan kebencian, sebagaimana terlihat pada kolom komentar yang dipenuhi ujaran bernada provokatif. Narasi ini jelas menyesatkan dan tidak berdasar," tulis Cek Fakta RI, ditulis, Minggu 1 Maret 2026.
Baca Juga: Menlu: Obrolan Prabowo dan Trump Tak Berkaitan dengan Urusan Resmi
Disebutkan juga, faktanya, tidak pernah ada gambar asli seperti yang diklaim dalam konten tersebut.
Visual yang beredar merupakan hasil manipulasi Artificial Intelligence (AI) yang digunakan untuk menciptakan opini tertentu.
Banyaknya netizen yang percaya dengan foto tersebut menjadi bukti bahwa sebagian orang masih belum bijak dalam bermedia sosial dan mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Baca Juga: Soal Rencana Prabowo Mediasi Iran–AS, Jusuf Kalla: Niat Baik, Tapi Situasi Jauh Lebih Besar
"Mari lebih cerdas dan berhati-hati dalam menerima maupun membagikan informasi. Hindari menyebarkan DFK (disinformasi, fitnah, dan kebencian)," tegas Cek Fakta RI.
"Selalu periksa sumber, cek kebenaran konten, dan utamakan etika serta tanggung jawab dalam bermedia sosial agar ruang digital tetap sehat dan kondusif," pungkas akun tersebut.
Presiden Prabowo dan Presiden Donlad Trump (Istimewa)