Ntvnews.id, Israel - Detik-detik mencekam kembali terjadi di Israel. Sebuah rudal yang diklaim berasal dari Iran dilaporkan menghantam kawasan permukiman di Beit Shemesh, wilayah yang berada tidak jauh dari Yerusalem, Minggu, 1 Maret 2026.
Kabar tersebut pertama kali beredar melalui unggahan akun Instagram @gazaupdate yang menuliskan, “Baru saja rudal Iran kembali mengenai sasaran di Israel.”
Baca Juga: Iran Gelar Sidang Pemilihan Pemimpin Baru Pasca Gugurnya Ali Khamenei
Unggahan itu sontak memicu gelombang reaksi dari warganet yang mengikuti perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Lihat postingan ini di Instagram
Beit Shemesh sendiri merupakan kota yang terletak di sebelah barat Yerusalem dan dikenal sebagai kawasan hunian dengan populasi padat. Jika benar rudal tersebut menghantam area permukiman, maka potensi dampaknya terhadap warga sipil tentu menjadi perhatian serius.
Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap membumbung ke langit, disertai suara dentuman keras yang memecah suasana. Warga dilaporkan berlarian mencari perlindungan, sementara sirene peringatan serangan udara kembali meraung di berbagai titik.
Serangan ini disebut sebagai bagian dari eskalasi terbaru antara Iran dan Israel yang dalam beberapa hari terakhir terus memanas. Sebelumnya, kedua pihak saling melancarkan serangan yang menyasar berbagai titik strategis, memperbesar kekhawatiran akan konflik yang semakin meluas di kawasan.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Israel terkait jumlah korban jiwa maupun tingkat kerusakan akibat serangan tersebut.
Peluru kendali (rudal) Iran meluncur menuju sasaran target. ANTARA/Anadolu/py/am. (Antara)