Ntvnews.id, Iran - Duka mendalam menyelimuti Iran. Sejak Minggu pagi, 1 Maret 206, jutaan warga tumpah ruah ke jalan-jalan di berbagai kota untuk meratapi kepergian Pemimpin Tertinggi mereka, Ali Khamenei.
Kabar wafatnya Khamenei, yang disebut terjadi setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel, sontak mengguncang negeri para mullah.
Baca Juga: Perang Iran-Israel-AS, Jusuf Kalla Sebut Meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei Menyedihkan
Di jantung ibu kota, Lapangan Enghelab, pemandangan memilukan tersaji. Para perempuan bersimpuh di atas aspal panas, air mata tak henti mengalir, sebagian memeluk foto sang pemimpin.
Lihat postingan ini di Instagram
Di kota suci Qom, ratusan orang berkumpul di makam Hazrat Masume untuk mengecam serangan tersebut.
Kesedihan serupa terlihat di pusat spiritual Iran, Makam Imam Reza. Di bawah kubah emas yang menjulang megah, ribuan pelayat memadati pelataran suci. Ratapan massal terdengar menggema, sebagian pendukung setia bahkan dilaporkan jatuh pingsan karena syok dan emosi yang tak terbendung.
Gelombang duka juga membanjiri kota bersejarah Isfahan. Di Lapangan Naqsh-e Jahan, ribuan orang berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir.
Jutaan warga Iran tumpah ruah ke jalan-jalan di berbagai kota. (tangkapan layar Instagram)