Debt Collector Tusuk Advokat hingga Bersimbah Darah Gegara Tolak Penarikan Paksa di Tangerang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Feb 2026, 11:18
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Debt Collector Tusuk Advokat Debt Collector Tusuk Advokat (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah insiden premanisme kembali mencuat dan memicu kemarahan publik. Seorang advokat menjadi korban penusukan saat tiga pria yang mengaku sebagai penagih hutang memasuki kediamannya di Perumahan Palem Semi, kawasan Karawaci, Tangerang, pada Senin, 23 Februari 2026.

Kejadian tersebut segera menyebar luas setelah diunggah oleh akun Instagram @manangsoebeti_official pada Selasa (24/2/2026). Dalam keterangan yang beredar, ketiga pria itu menyatakan diri sebagai debt collector yang mewakili Mandiri Utama Finance.

Mereka datang dengan cara memaksa, berupaya masuk ke area rumah korban untuk menarik sebuah mobil milik sang advokat. Penarikan ini dilakukan secara langsung di pekarangan rumah dan tanpa prosedur yang sesuai aturan.

Baca Juga: Perubahan Rutinitas Ramadhan Bisa Picu Burnout Mental Dan Fisik

Korban, sebagai advokat yang paham hukum, menolak memberikan kendaraan tersebut. Ia menilai tindakan para pelaku tidak mengikuti mekanisme penarikan resmi sebagaimana mestinya. Situasi pun memanas hingga berujung adu mulut.

"Korban yang merupakan seorang Advokat menolak menyerahkan mobil karena merasa prosedur penarikan paksa ini tidak sesuai ketentuan hukum, hingga akhirnya terjadi cekcok dan pelaku akhirnya melakukan penusukan terhadap korban,” tulis keterangan unggahan.

Setelah menyerang korban menggunakan senjata tajam, ketiga pelaku memilih kabur tanpa memberikan pertolongan. Sementara itu, korban yang mengalami luka tusuk segera dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan intensif.

Publik kini menuntut tindakan tegas dari aparat penegak hukum, khususnya Polres Tangerang Selatan, agar kasus ini diproses secara menyeluruh. Desakan menguat agar aksi premanisme berkedok penagihan utang tidak kembali memakan korban.

x|close