Pemerintah Kukuhkan 1.620 Petugas Haji 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jan 2026, 13:42
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pemerintah Kukuhkan 1.620 Petugas Haji 2026 Pemerintah Kukuhkan 1.620 Petugas Haji 2026 (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf secara resmi mengukuhkan sebanyak 1.620 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Melalui pengukuhan tersebut, pemerintah berharap seluruh petugas mampu menjaga citra dan kehormatan Indonesia di Tanah Suci dengan menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, dengan ini saya kukuhkan saudara-saudara menjadi Petugas Haji Indonesia 1447 Hijriah/2026 Masehi. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan, dan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian," ujar Irfan dalam upacara penutupan pendidikan dan pelatihan (Diklat) PPIH Arab Saudi 1447H/2026M di Lapangan Galaxy Makodau 1, Halim, Jakarta Timur, Jumat, 30 Januari 2026.

Baca Juga: Sempat Diminta Balik, Begini Kronologi Chiki Fawzi 2 Kali Dicoret dari Petugas Haji

Menteri yang akrab disapa Gus Irfan itu juga menegaskan bahwa rangkaian pembekalan yang telah dilalui hendaknya dimaknai sebagai sarana pembelajaran, perbaikan diri, sekaligus penguatan komitmen bagi para petugas haji.

"Akhirnya, saya mengajak seluruh peserta untuk sungguh-sungguh menjadikan pembekalan ini sebagai ruang untuk belajar, ruang untuk memperbaiki diri, dan ruang untuk meneguhkan komitmen. Saudara semua adalah wakil negara. Jaga nama baik Indonesia, jaga amanah yang dipercayakan, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab," tegasnya.

Pemerintah Kukuhkan 1.620 Petugas Haji 2026 <b>(Istimewa)</b> Pemerintah Kukuhkan 1.620 Petugas Haji 2026 (Istimewa)

Selain kesiapan teknis, Gus Irfan juga mengingatkan bahwa keberhasilan menjalankan tugas di Tanah Suci sangat dipengaruhi oleh kesiapan mental dan spiritual. Oleh karena itu, ia mengimbau para petugas agar terlebih dahulu meminta doa dan restu dari keluarga sebelum berangkat.

"Mintalah doa dan rida dari keluarga sebelum berangkat. Dengan itu, tugas yang berat akan terasa lebih ringan dan dijalani dengan ketenangan," katanya.

Ia menekankan bahwa dukungan keluarga merupakan sumber kekuatan penting yang tidak boleh diabaikan dalam mengemban amanah sebagai pelayan jemaah haji Indonesia.

x|close