Banjir Rendam 27 Kecamatan, 133 Ribu Warga Tangerang Terdampak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Jan 2026, 17:21
thumbnail-author
Okky Tri Nugroho
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mendampingi Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau lokasi bencana alam banjir yang melanda di daerah itu pada Selasa (27/1/2026). Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mendampingi Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau lokasi bencana alam banjir yang melanda di daerah itu pada Selasa (27/1/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Bencana banjir yang melanda Kabupaten Tangerang berdampak terhadap sekitar 133 ribu jiwa yang tersebar di puluhan kecamatan.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, dari total 29 kecamatan di wilayahnya, sebanyak 27 kecamatan terdampak banjir dengan jumlah sekitar 33 ribu kepala keluarga.

“Dari 29 kecamatan, terdapat 27 kecamatan terdampak banjir dengan sekitar 33 ribu KK atau kurang lebih 133 ribu jiwa,” kata Maesyal di Tangerang, Selasa, 27 Januari 2026.

Ia menjelaskan, banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan sejumlah sungai dan danau meluap. Meski sebagian besar wilayah terdampak kini mulai surut, masih terdapat beberapa titik yang tergenang dengan ketinggian air antara 30 hingga 80 sentimeter.

Menurut Maesyal, genangan tersebut disebabkan oleh luapan Sungai Cidurian, Sungai Cirarab, serta Situ Gelam akibat debit air yang tidak mampu menampung curah hujan.

Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjut dia, telah mengerahkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan penanganan darurat dan pemulihan pascabencana, baik terhadap korban banjir maupun sumber genangan.

Baca juga: Dihantam Luapan Kali Angke, Perumahan Pinang Griya Tangerang Terendam Banjir Parah

Selain itu, Pemkab Tangerang juga melakukan normalisasi sungai serta berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan instansi terkait lainnya. Pemerintah daerah juga merencanakan pengadaan pompa air berkapasitas besar secara bertahap sebagai langkah pencegahan banjir berulang.

Untuk penanganan jangka panjang, Pemkab Tangerang akan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten serta lintas kementerian dan lembaga guna mencari solusi menyeluruh terhadap persoalan banjir.

(Sumber: Antara)

Sumber Antara

x|close