Korban Longsor Banyak, Bupati Bandung Barat Tetapkan Darurat Bencana

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Jan 2026, 15:59
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Mendapat laporan warga telah terjadi Longsor terjadi di wilayah Kp. Babakan RT 5 RW 11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kec. Cisarua, Kab. Bandung Barat pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Mendapat laporan warga telah terjadi Longsor terjadi di wilayah Kp. Babakan RT 5 RW 11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kec. Cisarua, Kab. Bandung Barat pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. (infobdgbaratcimahi )

Ntvnews.idBandung Barat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), menetapkan status darurat bencana menyusul peristiwa longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang menimbulkan korban dalam jumlah besar.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengatakan penetapan status tersebut dilakukan guna mempercepat proses penanganan di lapangan, termasuk pencarian sebanyak 82 warga yang dinyatakan hilang.

“Saya tetapkan per hari ini darurat bencana, karena korban cukup banyak,” ujar Bupati Jeje di Bandung Barat, Sabtu.

Jeje menegaskan pemerintah daerah akan memperkuat langkah mitigasi bencana ke depan, mengingat wilayah Bandung Barat dan Jawa Barat pada umumnya merupakan kawasan rawan bencana.

“Kami akan melakukan koordinasi secara masif, terutama di daerah rawan seperti perbukitan dan tanah miring,” katanya.
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by INFOBDGBARATCIMAHI (@infobdgbaratcimahi)

Dengan status darurat bencana tersebut, ia memastikan seluruh sumber daya pemerintah daerah akan dimaksimalkan untuk penanganan korban.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman menyebutkan tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 82 warga yang tertimbun longsor di area tersebut.

Ia mengatakan pencarian dilakukan secara manual dengan mengandalkan personel gabungan serta bantuan anjing pelacak K9.

“Dari 113 warga yang tertimpa longsor, 23 selamat dan sudah kita amankan. Kemudian ada delapan orang ditemukan meninggal dunia dan 82 lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Herman.

Herman menyebutkan proses pencarian dan evakuasi korban dikoordinasikan langsung oleh Bupati Bandung Barat dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Basarnas.

Baca Juga: Banjir juga Longsor Terjang Bandung Barat, Tujuh Orang Meninggal Dunia

ANTARA

x|close