Pramono Pastikan Anggaran Penanganan Cuaca Ekstrem Jakarta Tak Dipangkas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Jan 2026, 13:26
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan memangkas anggaran untuk penanganan cuaca ekstrem.

Komitmen ini ditegaskan sebagai langkah serius Pemprov DKI dalam menghadapi ancaman hujan lebat, banjir, dan cuaca buruk yang belakangan semakin intens melanda Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, seluruh program strategis terkait pengendalian banjir tetap berjalan tanpa pengurangan anggaran. Mulai dari normalisasi sungai, seperti Sungai Ciliwung dan Krukut, hingga pengadaan pompa air baru untuk mempercepat surutnya genangan di sejumlah titik rawan.

"Jadi hal yang berkaitan dengan penekanan cuaca buruk dan juga normalisasi sungai, apakah itu Ciliwung atau Krukut, dan juga pembelian beberapa pompa-pompa baru, saya tekankan bahwa tidak ada pengurangan," ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.

Menurut Pramono, Jakarta harus dipersiapkan secara matang untuk menghadapi cuaca ekstrem yang kini tidak hanya terjadi di ibu kota, tetapi hampir merata di sepanjang Pantai Utara Jawa.

Baca Juga: Pramono Luncurkan 32 Bus Sekolah Ramah Disabilitas

Pramono Anung <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Baca Juga: Pramono Mau Terapkan WFH Jika Banjir Melanda Jakarta

Bahkan, orang nomor satu di DKI tersebut menyebut, banjir masih terjadi di banyak daerah, sementara Jakarta relatif lebih cepat surut karena didukung infrastruktur pompa yang memadai.

Salah satu langkah yang menjadi sorotan adalah Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Ia mengungkapkan, untuk pertama kalinya anggaran OMC disiapkan hingga satu bulan penuh. Biasanya, operasi ini hanya berlangsung satu hingga tiga hari.

"Kenapa itu kami lakukan? Kami tidak ingin kemudian, karena ini memang cuaca, cuaca ini lagi ekstrem sekali. Hampir semua sepanjang Pantai Utara Jawa ini kan hari ini juga masih kebanjiran semua," ungkapnya.

Meski demikian, Pramono Anung mengakui bahwa jika curah hujan mencapai di atas 250 milimeter, genangan banjir tetap berpotensi terjadi di berbagai wilayah Jakarta. Namun, kesiapan sarana dan prasarana diyakini mampu meminimalkan dampak dan mempercepat penanganan.

x|close