Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada hari kelima.
Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memitigasi cuaca ekstrem dan menekan potensi bencana hidrometeorologi di Jakarta dan wilayah sekitarnya.
Pelaksanaan OMC hari kelima dilakukan dengan tiga sorti penerbangan pesawat CASA 212 A-2105 yang berpangkalan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Operasi ini merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga antara BPBD DKI Jakarta, BNPB, BMKG, serta TNI Angkatan Udara, yang terus bersinergi menghadapi ancaman cuaca ekstrem.
Pada sorti pertama, penyemaian awan difokuskan di perairan utara Jakarta. Pesawat terbang pada ketinggian 8.000-12.000 kaki dengan membawa 800 kilogram Natrium Klorida (NaCl). Strategi ini bertujuan untuk meluruhkan awan hujan sebelum mencapai daratan, sehingga curah hujan terkonsentrasi di laut dan risiko genangan di Jakarta dapat diminimalkan.
Selanjutnya, sorti kedua menyasar wilayah overhead Kabupaten Bogor. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 5.000-7.000 kaki menggunakan 800 kilogram Kalsium Oksida (CaO). Langkah ini difokuskan untuk mengendalikan pertumbuhan awan hujan di wilayah selatan agar intensitas hujan yang bergerak ke Jakarta dapat ditekan.
Modifikasi cuaca DKI (Dok: NTVNews.id)
Baca Juga: Pramono Pakai Dana Belanja Tak Terduga Baut Modifikasi Cuaca Jakarta
Sementara itu, sorti ketiga dilaksanakan pada siang hari dengan target overhead Selat Sunda. Penyemaian awan dilakukan pada ketinggian 8.000-12.000 kaki menggunakan 800 kilogram NaCl, dengan tujuan serupa, yakni meluruhkan awan hujan agar presipitasi lebih banyak terjadi di perairan dan mengurangi potensi hujan lebat di daratan.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji menegaskan bahwa OMC hari kelima dilaksanakan berdasarkan pemantauan meteorologi terkini.
“Pelaksanaan OMC hari kelima ini dilakukan secara terencana dan berdasarkan pemantauan meteorologi terkini. Dukungan BNPB dalam dua sorti penerbangan tambahan dengan total 2.000 kilogram NaCl sangat penting untuk mengoptimalkan upaya mitigasi hujan lebat," ucapnya.
BPBD DKI Jakarta bersama BNPB, BMKG, dan TNI AU akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi harian selama periode OMC guna memastikan efektivitas penanganan cuaca ekstrem.
DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca (Humas DKI)