Ntvnews.id, Moskow - Wilayah Kamchatka di kawasan Timur Jauh Rusia baru-baru ini diterjang cuaca ekstrem yang oleh warga setempat dijuluki sebagai ‘kiamat salju’. Badai salju dengan intensitas luar biasa tersebut menimbun sejumlah kota dengan lapisan salju setinggi bangunan bertingkat dan memecahkan rekor ketebalan salju sebelumnya di kawasan itu.
Akibat dahsyatnya badai, otoritas setempat di Kamchatka menetapkan status keadaan darurat. Bencana ini juga memakan korban jiwa, dengan laporan dua orang meninggal dunia di wilayah Timur Jauh Rusia setelah tertimpa salju yang runtuh dari atap bangunan.
Berbagai rekaman video dan foto yang beredar luas di media sosial menggambarkan besarnya dampak bencana tersebut. Salju terlihat mencapai lantai dua apartemen bertingkat, sehingga warga terpaksa menggali jalur sendiri agar dapat beraktivitas. Sejumlah kendaraan, termasuk mobil pribadi, tampak tertimbun sepenuhnya di bawah timbunan salju tebal di ruas jalan.
Baca Juga: Badai Salju di Michigan Picu Kecelakaan Beruntun 100 Kendaraan
Meski hujan salju lebat bukan fenomena asing bagi Semenanjung Kamchatka yang membentang ke arah Jepang, badai kali ini disebut jauh lebih parah dari biasanya. Intensitasnya yang tidak lazim membuat kota-kota besar di wilayah tersebut lumpuh akibat hujan salju yang turun tanpa henti.
Wali Kota Petropavlovsk-Kamchatsky, ibu kota regional Kamchatka, Yevgeny Belyaev, mengumumkan langkah pemerintah daerah melalui Telegram.
“Saya disarankan untuk menyatakan situasi yang menyebabkan longsoran salju di atap rumah yang mengakibatkan dua kematian sebagai keadaan darurat lokal. Saya mengambil keputusan itu,” ujar Belyaev.
Wilayah Kamchatka di kawasan Timur Jauh Rusia baru-baru ini diterjang cuaca ekstrem yang oleh warga setempat dijuluki sebaga (Istimewa)
Sebagai langkah antisipasi atas timbunan salju yang menutup jalan-jalan utama, pemerintah setempat menutup sekolah serta sejumlah pusat kegiatan usaha. Otoritas juga mendorong penerapan sistem kerja jarak jauh demi menjaga keselamatan masyarakat.
Media lokal Kamchatka-Inform, sebagaimana dicatat Mureks, melaporkan keluhan warga terkait keterbatasan pasokan kebutuhan pokok. Sejumlah toko dilaporkan kehabisan barang-barang penting seperti roti, susu, dan telur, sehingga menambah beban warga yang tengah menghadapi situasi darurat akibat badai salju ekstrem tersebut.
Wilayah Kamchatka di kawasan Timur Jauh Rusia baru-baru ini diterjang cuaca ekstrem yang oleh warga setempat dijuluki sebaga (Istimewa)