Tim SAR Gabungan Kembali Cari Pesawat ATR 42-500

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Jan 2026, 07:29
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Puing-puing pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport Puing-puing pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport (Dok.Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Polairud, PMI, MAPALA, dan gabungan para relawan kemanusiaan kembali melakukan operasi pencarian pesawat ATR 42-500, rute Yogyakarta-Makssar di Minggu dini hari.

Dalam pencarian tersebut dipimpin oleh Dandim Pangkep, sebagai komando operasi terpadu yang berada di bawah kendali Panglima TNI Kodam XIV/Hasanuddin. Dimana proses pencarian kembali dilakukan pada Minggu, 04.00 WITA dengan sistem pembagian sektor dan tim yang telah ditetapkan sesuai karakteristik medan.

Baca juga: Bandara Adisutjipto Sebut Keberangkatan Pesawat ATR 42-500 yang Hilang di Maros Sesuai Prosedur

Diarahkan oleh komando operasi dalam proses pencarian, 3 personel BPBD Makassar ditugaskan di bidang data dan informasi guna mendukung integrasi data dan kelancaran pelaporan.

Sedangkan untuk 7 personel lain, memiliki keahlian vertical rescue kembali ditunjuk untuk memimpin beberapa tim pencarian. Untuk hal ini, BPBD Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung operasi pencarian secara terkoordinasi, profesional, dan mengedepankan keselamatan.

Puing-puing dari ATR 400 yang diduga Jatuh <b>(Istimewa)</b> Puing-puing dari ATR 400 yang diduga Jatuh (Istimewa)

"Kami siap bergerak sesuai arahan komando. Personel BPBD Kota Makassar akan fokus pada tugas data dan informasi serta memimpin tim pencarian sesuai keahlian yang dimiliki,” katanya, 18 Januari 2026.

Sebagai informasi, sebelumnya pesawat jenis ATR 42-500 penerbangan dari Yogyakarta dengan tujuan Makassar hilang kontak di sekitar wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. 

Pesawat itu diduga hilang kontak pada pukul 13.17 WITA, Sabtu 17 Januari 2026.

Dalam hal ini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) turun melakukan pengumpulan data terkait jatuhnya pesawat Indonesia Air Transport ATR 42-500.

Sejauh ini menurut Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono, masih fokus pencarian lokasi jatuhnya pesawat dan pengumpulan data korban.

x|close