Cek Fakta: Ojol Wajib Beli Motor Listrik Mulai 2026 untuk Kurangi Beban Subsidi Negara.
NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jan 2026, 16:00
Naurah Faticha
Penulis
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 yang digelar di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026. (ANTARA/Putu Indah Savitri) (Antara)
Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah unggahan di Facebook menampilkan foto Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia disertai narasi yang mengklaim pemerintah akan memberlakukan kebijakan baru pada 2026. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa pengemudi ojek online (ojol) diwajibkan membeli motor listrik secara mandiri guna mengurangi beban subsidi negara.
Narasi utama yang tertulis dalam unggahan tersebut berbunyi:
“MULAI TAHUN DEPAN OJOL WAJIB BELI MOTOR LISTRIK SENDIRI UNTUK MENGURANGI BEBAN SUBSIDI NEGARA”
Selain itu, terdapat keterangan tambahan dalam unggahan yang menyebutkan:
“Mentri ESDM berencana 2026 ojol diminta untuk lebih peduli dengan lingkungan menggunakan motor listrik untuk mengurangi beban subsidi negara.”
Namun, setelah dilakukan penelusuran, ANTARA tidak menemukan adanya aturan, kebijakan, maupun pernyataan resmi dari pemerintah atau kementerian terkait yang menyatakan bahwa pengemudi ojek online diwajibkan membeli motor listrik untuk mengurangi subsidi bahan bakar minyak.
Foto Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang digunakan dalam unggahan tersebut juga diketahui bukan berkaitan dengan isu ojek online atau kebijakan kendaraan listrik. Foto tersebut identik dengan gambar yang pernah dimuat dalam artikel Partai Golkar berjudul “Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia Bidik Nilai Divestasi Freeport Final Awal Oktober”, yang membahas proses negosiasi divestasi saham PT Freeport Indonesia.
Artikel tersebut sama sekali tidak menyinggung rencana kewajiban penggunaan motor listrik bagi pengemudi ojek online maupun kebijakan pengurangan subsidi BBM melalui sektor transportasi daring.
Dengan demikian, klaim yang menyebut adanya aturan baru pada 2026 yang mewajibkan ojol membeli motor listrik untuk mengurangi beban subsidi negara merupakan informasi tidak berdasar dan menyesatkan.