Polda Metro: Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Dilakukan Bertahap

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jan 2026, 10:55
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Senin, 1 Desember 2025. ANTARA/Ilham Kausar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Senin, 1 Desember 2025. ANTARA/Ilham Kausar (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan kondisi di lapangan.

"Situasional saja, rencana pembongkaran malam hari dan di jalur lambat," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026.

Komarudin menjelaskan, proses pembongkaran telah disusun sesuai rencana dan akan dilaksanakan secara bertahap. Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan personel untuk melakukan pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Meski demikian, Komarudin tidak merinci jumlah personel yang akan dikerahkan untuk pengamanan pembongkaran tiang monorel tersebut.

Baca Juga: Tak Sekadar Bongkar Tiang Monorel, Pemprov DKI Utamakan Penataan Kota Berkelanjutan

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan akan mulai melakukan pembongkaran tiang monorel yang mangkrak di Jalan HR Rasuna Said pada Rabu, 14 Januari 2026.

“Pagi hari lah (acaranya). Tapi nggak seperti keluhan selama ini, terlalu pagi, nggak,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa, 13 Januari 2026.

Pramono menjelaskan lebih lanjut bahwa anggaran sebesar Rp100 miliar yang disiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak seluruhnya digunakan untuk pembongkaran tiang monorel.

Menurut dia, biaya pembongkaran tiang monorel hanya sekitar Rp254 juta. Sementara sisa anggaran akan dialokasikan untuk penataan kawasan Jalan Rasuna Said, termasuk pengaturan pedestrian, perbaikan jalan, penataan taman, dan elemen pendukung lainnya.

Proses penataan kawasan tersebut diperkirakan akan berlangsung selama sekitar satu tahun.

“Sehingga dengan demikian, itu untuk kebutuhan pengaturan, penataan Jalan Rasuna Said sampai dengan satu tahun penuh. Jelas ya?” ujar Pramono.

Baca Juga: Alasan Pramono Pilih Hari Rabu untuk Bongkar Tiang Monorel Mangkrak

(Sumber: Antara) 

x|close