Ntvnews.id, Malang - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa, 13 Januari 2026. Dalam acara tersebut, Presiden menegaskan komitmennya untuk memperluas keberadaan sekolah unggulan serupa agar menjangkau hampir setiap provinsi di Tanah Air.
“Saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan SMA Taruna Nusantara kampus Malang,” kata Prabowo dalam pidato yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo menjelaskan bahwa SMA Taruna Nusantara didirikan puluhan tahun silam dengan misi menjaring putra-putri terbaik bangsa yang memiliki keunggulan akademik. Para siswa kemudian dibina dan difasilitasi secara optimal agar mampu menguasai ilmu pengetahuan demi masa depan Indonesia.
Baca Juga: Menteri UMKM Tegaskan Ojol Bukan Pekerjaan Pinggiran, tapi Penopang Ekonomi
“SMA Taruna Nusantara didirikan sekian puluh tahun yang lalu dengan maksud untuk mencari putra-putri bangsa Indonesia yang memiliki kapasitas akademis yang unggul untuk dibina diberi kesempatan yang terbaik sehingga dapat meraih ilmu pengetahuan dengan cepat dan pada ujungnya dapat menjadi kader bangsa yang berguna pembangunan suatu bangsa,” ujarnya.
Menurut Presiden, kemajuan suatu negara sangat ditentukan oleh kemampuan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Penguasaan iptek menjadi syarat utama untuk mencapai peradaban yang tinggi.
“Letak kepada kemampuan bangsa itu untuk meraih ilmu pengetahuan dan teknologi, hanya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi kita dapat mencapai tingkat peradaban yang tinggi,” tegasnya.
Prabowo Subianto di Sekolah Garuda Malang Jawa Timur (Istimewa)
Ia menambahkan, penguasaan iptek juga berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membebaskan rakyat dari kemiskinan dan kelaparan.
“Dengan demikian kita dapat memberi kesejahteraan rakyat Indonesia, kita dapat memberi kualitas hidup kepada seluruh rakyat Indonesia untuk hidup dan kondisi yang baik hidup lepas dari kemiskinan dan kelaparan,” lanjut Prabowo.
Karena itu, Prabowo menilai keberadaan sekolah unggulan seperti SMA Taruna Nusantara sangat dibutuhkan. Ia mencontohkan banyak negara maju dan berkembang yang memiliki ratusan sekolah sejenis.
“Dari pengamatan kita kepada negara-negara yang berkembang dengan pesat dengan negara-negara yang sudah jauh pembangunannya, peradabannya, terdapat sebuah negara mungkin di atas 100 sekolah-sekolah semacam ini,” ucapnya.
Baca Juga: Prabowo: BUMN Banyak Rugi, Tapi Minta Tantiem Lagi dan Gak Tahu Malu
Presiden juga menyinggung negara tetangga dan negara maju yang telah lebih dahulu mengembangkan sekolah unggulan.
“Di Malaysia saja sudah berapa puluh tahun, udah lebih dari 20 sekolah-sekolah semacam ini. Di Inggris sudah ratusan tahun juga terdapat ratusan sekolah-sekolah semacam ini,” kata Prabowo.
Ia menegaskan Indonesia harus memiliki tekad kuat untuk mengejar ketertinggalan dalam penguasaan iptek. Oleh sebab itu, pemerintah berencana terus menambah kampus pendidikan unggulan.
“Untuk itu kita menambah kampus-kampus semacam SMA Taruna Nusantara, bahkan dalam wadah yang sama,” ujarnya.
Prabowo memaparkan, SMA Taruna Nusantara pertama kali berdiri di Magelang pada era 1990-an dan kini telah berkembang menjadi tiga kampus, yakni di Magelang, Malang, dan Cimahi.
“Kita sudah punya SMA terletak di Magelang yang didirikan tahun berapa tahun 90 tahun, kita terus membina sekolah tersebut hari ini kita sudah punya 3 kampus Magelang tentunya kita sudah tambah juga di Malang di sini saya resmikan hari ini dan Cimahi,” tutur Prabowo.
Selain itu, pemerintah saat ini juga tengah membangun kampus SMA Taruna Nusantara di sejumlah wilayah lain, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera.
“Kemudian kita sedang membangun Kalimantan yaitu di kawasan IKN, kemudian di Sulawesi Utara, di Minahasa dan di Sumatera Selatan di Pagar Alam,” katanya.
Ia menargetkan seluruh kampus tersebut dapat mulai beroperasi pada akhir 2026.
"Kita harapkan akhir Desember 2026 kampus tersebut sudah bisa beroperasi,” ucap Prabowo.
Tidak hanya itu, Prabowo juga mengungkapkan rencana pembentukan sekolah unggulan baru bernama SMA Garuda. Pemerintah menargetkan hampir setiap provinsi memiliki setidaknya satu sekolah unggulan.
“Di samping itu rencana kita juga akan membentuk sasarannya 20 tambahan sekolah yang kita beri nama SMA Garuda, nanti sasaran kita adalah hampir di tiap Provinsi harus ada 1 SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda, 1 sekolah unggulan,” jelasnya.
Bahkan, Presiden menargetkan pembangunan sekolah unggulan terintegrasi hingga tingkat kabupaten.
“Dan rencana saya tiap kabupaten nanti kita bikin sekolah unggulan terintegrasi. 500 (sekolah) ini bisa kita selesaikan 4 tahun ke depan,” pungkas Prabowo.
Prabowo Subianto di Sekolah Garuda Malang Jawa Timur (Istimewa)