Retret Kabinet Hambalang Bahas Pemulihan Bencana di Aceh dan Sumatera

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Jan 2026, 14:48
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 di Tenis Indoor, Jakarta, Senin. (ANTARA/Maria Cicilia Galuh) Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 di Tenis Indoor, Jakarta, Senin. (ANTARA/Maria Cicilia Galuh) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang juga Juru Bicara Presiden RI menyatakan bahwa penanganan dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, termasuk upaya pemulihan, menjadi salah satu materi yang dibahas dalam retret Kabinet Merah Putih di Hambalang.

Presiden Prabowo Subianto pada Selasa, 6 Januari 2026, memanggil seluruh jajaran Kabinet Merah Putih yang terdiri atas menteri koordinator, menteri, wakil menteri, penasihat khusus Presiden, staf khusus Presiden, utusan khusus Presiden, serta para kepala badan dan pimpinan lembaga untuk mengikuti retret selama satu hari penuh di kediaman pribadinya, Padepokan Garuda Yaksa, Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Ya tentu masalah pemulihan, percepatan rekonstruksi maupun rehabilitasi di tiga provinsi terdampak bencana yang lalu (turut dibahas dalam retret)," kata Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di area kediaman Presiden Prabowo sebelum retret berlangsung, Selasa, 6 Januari 2026.

Baca Juga: Retret Kabinet di Hambalang, Para Menteri Bakal Paparkan Evaluasi Program Prioritas

Prasetyo yang akrab disapa Pras menuturkan bahwa Presiden Prabowo dalam sejumlah pertemuan tertutup sebelumnya juga telah memberikan penekanan khusus kepada jajarannya terkait penanganan dampak bencana, termasuk langkah-langkah antisipasi di daerah rawan bencana, seiring masuknya musim dengan curah hujan tinggi.

"Bapak Presiden dalam beberapa pertemuan tertutup juga memberikan penekanan kepada Menko PMK, kepada Mendagri, kepada BNPB berkenaan dengan penanganan bencana di Kepulauan Sitaro di Sulawesi Utara, kemudian juga di Kalimantan Selatan, di Balangan, dan di beberapa tempat lainnya yang memang, karena ini masuk musim curah hujan tinggi, kita harus melakukan langkah-langkah antisipatif," ujar Pras.

Sejumlah menteri terlihat telah tiba di kawasan Hambalang sejak Selasa, 6 Januari 2026, sekitar pukul 12.00 WIB untuk mengikuti retret tersebut. Beberapa di antaranya ialah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Para menteri tampak mengenakan setelan pakaian dengan warna senada, yakni krem atau khaki.

Baca Juga: Retret Kabinet Merah Putih Jilid II di Hambalang, Ini yang Dibahas

Pras menjelaskan bahwa pelaksanaan retret kabinet tersebut kemungkinan tidak dibatasi oleh waktu tertentu.

"Tidak terbatas waktu. Kita melihat situasinya kalau memang perlu pembahasan terhadap masalah-masalah yang masih muncul, ya kita lanjut, mungkin sampai malam," ujar Pras.

Ia menambahkan bahwa agenda utama retret meliputi penyampaian Taklimat Awal Tahun 2026 oleh Presiden Prabowo. Selain itu, sejumlah menteri dijadwalkan mengisi materi sekaligus menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah.

(Sumber: Antara) 

HIGHLIGHT

x|close