Ntvnews.id, Manila - Perayaan tahun baru di Barangay Dalapitan, Cotabato, Filipina, Kamis, 1 Januari 2026 dini hari berujung tragedi. Acara yang tengah berlangsung tiba-tiba diserang dua orang tak dikenal yang melempar granat ke lokasi pesta.
Akibat insiden tersebut, sebanyak 22 orang mengalami luka-luka, dengan beberapa korban dilaporkan dalam kondisi serius.
Kepolisian Matalam mengungkapkan, dua pelaku datang ke lokasi menggunakan sepeda motor dan berhenti tidak jauh dari tempat acara berlangsung. Salah satu dari mereka kemudian melemparkan granat ke arah depan bangunan tempat pesta digelar.
Baca Juga: Serangan Granat Asap dan Penikaman Teror Taiwan
Polisi memastikan benda yang dilempar adalah granat setelah melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan serpihan di lokasi kejadian.
Saat ini, aparat kepolisian tengah menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) guna mengidentifikasi serta memburu para pelaku.
Baca Juga: Kembali ke NKRI, Eks Jamaah Islamiyah Serahkan Senpi, Granat hingga Bahan Peledak
Gubernur Cotabato Emmylou Mendoza mengecam keras aksi kekerasan tersebut.
“Kekerasan tidak punya tempat di provinsi ini,” kata Mendoza, seperti dikutip dari Philippine Daily Inquirer.
Mendoza juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam serangan itu dan berjanji pemerintah daerah akan memberikan bantuan kepada para korban yang terluka.
Ilustrasi granat (sumber Antara)