Ntvnews.id, Kuala Lumpur - Helikopter milik Tentara Angkatan Laut Malaysia atau Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) melakukan pendaratan darurat di perairan Pantai Klebang, Melaka, yang berbatasan langsung dengan Selat Melaka.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis, 1 Januari 2026, TLDM menyebutkan insiden tersebut melibatkan helikopter jenis Super Lynx TLDM. Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 31 Desember 2025, sekitar pukul 22.50 waktu setempat di perairan Pantai Klebang, Melaka.
Insiden terjadi saat helikopter tengah melaksanakan penerbangan demonstrasi dalam rangka Perayaan Hari Ulang Tahun ke-60 Grup Gerak Khas (GGK) Tentara Darat Malaysia.
Di dalam helikopter terdapat empat awak, dan seluruhnya berhasil diselamatkan. Para awak kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Melaka untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Baca Juga: Eks PM Malaysia Najib Razak Ajukan Banding Atas Vonis Kasus Korupsi 1MDB
"Semua awak dalam kondisi sadar dan stabil serta sedang dipantau oleh tim medis. TLDM telah mengambil tindakan segera dengan mengatur operasi penyelamatan (salvage) helikopter tersebut," demikian keterangan resmi TLDM.
Lebih lanjut, TLDM menyatakan bahwa sebuah dewan atau komisi penyelidikan telah dibentuk untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya insiden pendaratan darurat tersebut.
TLDM juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan video kejadian demi menjaga sensitivitas serta kelancaran proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
(Sumber: Antara)
Bendera Malaysia (Pixabay)