Tarif Trump untuk RI 19 Persen, DPR: Hasil Diplomasi yang Elegan!

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Jul 2025, 13:54
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Trump dan Prabowo Trump dan Prabowo (The New York Times)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump setuju tarif impor produk Indonesia jadi sebesar 19 persen, dari sebelumnya 32 persen. Anggota Komisi XI DPR Idrus Salim Aljufri menilai kesepakatan itu masih menjadi tantangan bagi pemerintah.

Walau, kata dia, tarif 19 persen tentu lebih ringan ketimbang 32 persen yang sebelumnya ditetapkan oleh Trump.

"Tarif 19 persen tentu masih menjadi tantangan, namun jauh lebih ringan dibandingkan skenario awal 32 persen yang berpotensi menekan kinerja ekspor nasional dan lapangan kerja. Ini adalah bentuk keberhasilan mitigasi risiko perdagangan melalui diplomasi ekonomi yang cerdas," ujar Idrus, Rabu, 16 Juli 2025.

Meski masih menjadi tantangan, Idrus mengapresiasi pemerintah Indonesia yang melakukan negosiasi kepada AS. Melalui komunikasi dan lobi yang efektif itu, Indonesia berhasil menurunkan pengenaan tarif dari semula direncanakan 32 persen menjadi 19 persen.

"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan, Kementerian Luar Negeri, dan mitra strategis lainnya yang telah bekerja keras melakukan pendekatan dan diplomasi ekonomi secara elegan dan berdaulat," papar Idrus.

Pihaknya mendorong agar capaian tersebut menjadi momentum untuk memperkuat posisi tawar Indonesia dalam kerangka ekonomi global. Juga jadi momentum untuk mendorong diversifikasi pasar ekspor non-tradisional dan peningkatan daya saing industri dalam negeri.

"Kita butuh strategi jangka panjang agar ketergantungan terhadap satu pasar bisa dikurangi, sekaligus memperkuat daya saing melalui hilirisasi, inovasi, dan integrasi UMKM ke rantai pasok global," tuturnya.

Sebelumnya, Amerika Serikat sepakat tarif impor barang dari Indonesia jadi 19 persen, dari sebelumnya 32 persen. Hal ini diumumkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump.

Sebagai imbal balik atas penurunan tarif tersebut, Indonesia setuju untuk membeli produk strategis AS, meliputi 15 miliar dollar AS energi, 4,5 miliar dollar AS produk pertanian, dan 50 unit pesawat Boeing.

Selain itu, eksportir AS memperoleh akses penuh ke pasar Indonesia tanpa dikenai bea masuk.

x|close