Pramono Lantik 3.418 PNS Pemprov DKI, 15 Orang dari Formasi Disabilitas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Nov 2026, 06:10
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Pramono Lantik 3.418 PNS Pemprov DKI, 15 Orang dari Formasi Disabilitas Pramono Lantik 3.418 PNS Pemprov DKI, 15 Orang dari Formasi Disabilitas (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengangkat 3.418 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan tersebut sekaligus menandai penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Tahun 2026 yang digelar di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 4 November 2026.

Dalam kesempatan itu, Pramono menyampaikan ucapan selamat kepada ribuan pegawai yang telah resmi menyandang status PNS. Ia mengingatkan bahwa pengangkatan tersebut bukan sekadar pencapaian karier, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Momentum ini adalah pencapaian sekaligus bentuk kepercayaan dan tanggung jawab yang harus dijaga dalam perjalanan pengabdian Anda semuanya sebagai Aparatur Sipil Negara,” katanya.

Ribuan CPNS yang dilantik telah melewati masa percobaan serta menyelesaikan Latsar sebagai tahapan pembentukan kompetensi dan penguatan pemahaman terhadap nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dari total 3.418 PNS yang diangkat, sebanyak 15 orang merupakan pegawai dari formasi khusus penyandang disabilitas.

Pramono menilai keterlibatan tersebut menjadi bukti komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menciptakan birokrasi yang inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh warga negara untuk berkontribusi.

“Ini mencerminkan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam membangun birokrasi yang inklusif dan memberikan kesempatan setara bagi setiap warga negara untuk berkontribusi dalam pembangunan,” ujarnya.

Pramono Anung <b>(NTVNews.id/ Adiansyah)</b> Pramono Anung (NTVNews.id/ Adiansyah)

Lebih lanjut, Pramono menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung transformasi Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional sekaligus kota global.

Terlebih, Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut dinilai harus diiringi dengan penguatan kualitas birokrasi agar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan dan kebutuhan masyarakat.

Pramono turut memaparkan sejumlah capaian Jakarta yang menunjukkan perkembangan positif. Pada 2026, Jakarta berhasil menempati peringkat ke-140 dari 1.000 kota dunia dalam Oxford Economics Global Cities Index. Posisi tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di peringkat ke-159.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta pada 2025 mencapai 85,05 dan menjadi yang tertinggi secara nasional.

Di bidang pengembangan kompetensi aparatur, Pemprov DKI Jakarta juga memperoleh nilai 95,06 dalam penilaian akreditasi kompetensi ASN yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI melalui Pusat Penilaian Kompetensi Pegawai (PPKP) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta.

Menurut Pramono, berbagai prestasi tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, integritas, dan akuntabilitas seluruh ASN. Hal ini terutama berkaitan dengan tanggung jawab aparatur dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai usai meninjau pengerukan Kali Kebon Melati, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026) <b>(Antara)</b> Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai usai meninjau pengerukan Kali Kebon Melati, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026) (Antara)

Ia meminta para PNS yang baru diangkat untuk menjaga etika profesi, memperkuat koordinasi, serta membangun kerja sama yang solid di lingkungan pemerintahan.

“Jangan pernah melanggar kode etik. Jalin koordinasi yang baik, jaga soliditas, serta bekerjalah secara inovatif, responsif, dan berorientasi hasil agar setiap program pemerintah dapat terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.

Selain menekankan profesionalisme, Pramono juga mendorong para PNS baru agar terus mengembangkan kemampuan dan merencanakan jenjang karier secara optimal.

Ia berharap setiap ASN memiliki semangat untuk meningkatkan kapasitas diri sehingga dapat memberikan kontribusi terbaik selama menjalankan tugas pemerintahan.

Pramono juga mengingatkan pentingnya membangun suasana kerja yang positif. Menurutnya, profesionalisme harus berjalan beriringan dengan kebahagiaan dalam bekerja agar setiap pegawai dapat menjalankan tugas secara maksimal.

"Secara khusus, dalam kesempatan ini saya berharap Saudara-saudara sekalian dapat berkarier dengan baik, mencapai karier tertinggi. Yang paling penting adalah bekerjalah dengan rasa bahagia,” ungkapnya.

Kepada seluruh pimpinan perangkat daerah, Pramono meminta agar memberikan pendampingan, arahan, serta kesempatan pengembangan bagi para PNS yang baru diangkat.

Pramono berharap 3.418 PNS yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab.