Pemilihan Ketua Umum IKA FH Trisakti Berujung Ricuh

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Okt 2026, 21:54
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kericuhan di di Pemilihan Ketua Umum IKA FH Trisakti Kericuhan di di Pemilihan Ketua Umum IKA FH Trisakti (Media sosial)

Ntvnews.id, Jakarta - Rapat Umum Anggota (RUA) Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Trisakti (IKA FH Trisakti) yang digelar di Jakarta, pada 17 Oktober 2026 lalu , berakhir ricuh. Ketegangan terjadi ketika pemungutan suara pemilihan ketua umum berlangsung.

Insiden ini melibatkan sejumlah peserta, panitia, dan Steering Committee (SC). Persoalan durasi pemungutan suara serta mekanisme pemanggilan pemilih menjadi salah satu pemicu ketegangan dalam forum itu.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu, 25 Oktober 2026, Azis Syamsuddin, salah satu kandidat ketua umum, mempersoalkan durasi pemungutan suara.

Dia menyatakan keberatan karena terdapat peserta yang mengaku belum dipanggil untuk menggunakan hak pilihnya.

Persoalan ini lantas menjadi sorotan di tengah dinamika pemilihan pimpinan organisasi alumni itu. Sikap Azis Syamsuddin pun turut menjadi perhatian setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan dugaan ketegangan dalam pelaksanaan RUA.

Seorang narasumber yang hadir dalam kegiatan itu, namun meminta identitasnya dirahasiakan, mengatakan pemungutan suara dimulai sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurut dia, proses pemilihan dilakukan melalui mekanisme pemanggilan pemilih satu per satu untuk menggunakan hak suaranya.

“Di tengah proses tersebut, muncul keberatan mengenai daftar pemilih dan urutan pemanggilan,” ujarnya.

Ia mengatakan, sejumlah peserta pun mempertanyakan apakah seluruh pemilik hak suara telah memperoleh kesempatan untuk memberikan suara.

“Panitia dan SC telah memberikan penjelasan mengenai daftar pemilih, urutan pemanggilan, serta prosedur penyelesaian keberatan yang disampaikan peserta,” jelas dia.

Kendati begitu, penjelasan tersebut disebut belum meredakan ketegangan. Kritik terhadap penyelenggara masih berlanjut dari pihak yang mendukung pencalonan Azis Syamsuddin.

Azis Syamsuddin memberikan keterangan terkait peristiwa itu. Dia mengucapkan terima kasih kepada semua yang tetap tenang dan menjaga.

“Saya terbuka untuk duduk bersama karena setelah segala perbedaan, kita tetap saudara satu almamater. Persaudaraan kita jaga. Hak alumni kita pastikan. Prosesnya kita benahi bersama,” ujarnya.

Selain itu, pihak kandidat lainnya dari kubu Sahala Siahaan juga belum mengomentari perihal kejadian ini.

x|close