Ntvnews.id, London - Pemerintah Inggris berencana mengirim sejumlah jet tempur ke Arab Saudi untuk membantu negara tersebut menghadapi serangan kelompok Houthi dari Yaman. Kementerian Pertahanan Inggris menegaskan bahwa pengerahan pesawat tempur itu bertujuan menjalankan misi pertahanan, bukan melakukan serangan.
Dikutip dari Al Jazeera, Rabu, 21 Oktober 2026, Kementerian Pertahanan Inggris menyampaikan bahwa pesawat-pesawat tersebut akan menjalankan operasi untuk melindungi wilayah Arab Saudi dari ancaman udara.
"Inggris akan menerbangkan misi pertahanan udara untuk membantu melindungi kota-kota Saudi serta infrastruktur nasional penting dari serangan udara," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Inggris, seperti dikutip Al Jazeera.
Pesawat yang akan dikerahkan adalah jet tempur RAF Typhoon milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris. Selain armada tempur tersebut, London juga menyiapkan pesawat angkut militer guna menunjang mobilisasi pesawat dan personel di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: Rumania Siagakan Jet Tempur F-16 usai Tiga Drone Terdeteksi Dekat Perbatasan Ukraina
Menteri Pertahanan Inggris Wes Streeting mengecam serangan berulang kelompok Houthi terhadap Arab Saudi, yang merupakan sekutu negaranya.
"Serangan berlanjut dari Houthi terhadap sekutu kita Arab Saudi benar-benar tercela," kata Menteri Pertahanan Inggris Wes Streeting.
Ia juga menyoroti serangan yang menyasar bandara di Riyadh dan menilai tindakan tersebut menunjukkan peningkatan eskalasi konflik di kawasan.
"Penargetan bandara di Riyadh secara khusus menunjukkan seberapa jauh Houthi berupaya meningkatkan situasi di kawasan," lanjutnya.
Bandara Saudi Jadi Sasaran Serangan Houthi
Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah bandara di Arab Saudi dilaporkan menjadi sasaran serangan kelompok Houthi. Salah satu insiden terjadi di Bandara Internasional King Khalid yang disebut menewaskan 13 orang dan menyebabkan lebih dari 300 orang lainnya mengalami luka-luka.
Ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi kembali meningkat sejak Juli 2026, menyusul serangan terhadap bandara di Sanaa, Yaman. Houthi menuding Arab Saudi berada di balik serangan tersebut.
Perselisihan kedua pihak sebenarnya telah berlangsung selama bertahun-tahun. Konflik tersebut berkaitan dengan keterlibatan Arab Saudi dalam perang saudara Yaman pada 2015, ketika Riyadh melakukan intervensi militer untuk mendukung pemerintah Yaman.
Rencana pengerahan jet tempur Inggris menjadi bagian dari upaya memperkuat pertahanan udara Arab Saudi di tengah meningkatnya ancaman serangan. London menyatakan bahwa operasi yang akan dijalankan berfokus pada perlindungan kota-kota dan infrastruktur penting, bukan melancarkan serangan terhadap kelompok Houthi.
Ilustrasi jet tempur Pakistan. /ANTARA/Anadolu/py (Anadolu) (Antara)