Ntvnews.id, Moskow - Pemerintah Rusia membantah tudingan bahwa Moskow terlibat dalam gelombang kerusuhan yang melanda sejumlah negara Eropa. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menilai tuduhan tersebut tidak berdasar dan tidak lagi dianggap serius, termasuk oleh masyarakat Eropa.
“Tidak ada seorang pun di mana pun yang masih menganggap serius tuduhan tak masuk akal semacam itu, bahkan di Eropa sendiri,” kata Peskov, dikutip dari Zvezda News, Selasa, 20 Oktober 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah demonstrasi besar-besaran berlangsung di Paris dan sejumlah kota lainnya di Prancis pada 17 Oktober. Aksi yang semula berjalan damai kemudian berujung kerusuhan di beberapa lokasi.
Sejumlah laporan menyebutkan kerusuhan tersebut diwarnai pembakaran gedung pemerintahan daerah, penjarahan toko, hingga serangan terhadap kantor polisi.
Gelombang demonstrasi serupa juga dilaporkan terjadi di sejumlah negara Eropa lainnya, termasuk Belgia, Portugal, dan Italia.
Baca Juga: Kremlin Nilai Serangan Drone ke Kediaman Putin Aksi Teror, Ukraina Sebut Hoax
Dalam kesempatan yang sama, Peskov mengungkapkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyetujui usulan perombakan pemerintahan yang diajukan Perdana Menteri Mikhail Mishustin.
Menurut Peskov, Mishustin menyampaikan proposal tersebut dalam pertemuan kerja dengan Putin pada Senin pagi. Namun, ia tidak menjelaskan secara terperinci pejabat pemerintahan yang akan terkena dampak perubahan tersebut.
Sesuai ketentuan Konstitusi Rusia, Mishustin selanjutnya akan mengajukan nama-nama kandidat terkait kepada Duma Negara, majelis rendah parlemen Rusia, untuk memperoleh persetujuan.
Peskov juga memberikan keterangan mengenai rencana kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Rusia. Saat ditanya apakah kunjungan tersebut akan berlangsung pada akhir 2026 atau pada 2027, ia memperkirakan agenda itu kemungkinan digelar tahun depan.
Rusia dan India memiliki kesepakatan kemitraan strategis yang ditandatangani pada 2000. Berdasarkan deklarasi tersebut, pemimpin kedua negara mengadakan pertemuan setiap tahun.
Sesuai jadwal kunjungan bergilir yang telah disepakati, Modi dijadwalkan melakukan kunjungan berikutnya ke Rusia.
Selain membahas agenda diplomatik, Peskov menyampaikan bahwa acara tahunan Putin yang menggabungkan sesi tanya jawab langsung dengan masyarakat dan konferensi pers biasanya diselenggarakan pada Desember.
Arsip - Bendera nasional Rusia terlihat di Kremlin, Moskow, Rusia, 6 Januari 2023. (ANTARA)