Ntvnews.id, Singapura - Ajang Formula 1 (F1) Grand Prix Singapura pernah mengalami kejadian tak biasa ketika seekor biawak atau kadal besar tiba-tiba muncul di lintasan Sirkuit Marina Bay. Insiden tersebut membuat sesi latihan dihentikan sementara dan bendera merah dikibarkan untuk memberi kesempatan kepada petugas mengevakuasi reptil itu.
Peristiwa unik tersebut terjadi saat sesi latihan terakhir menjelang balapan Grand Prix Singapura 2024. Ketika para pembalap melaju dengan kecepatan tinggi, seekor kadal terlihat berjalan melintasi aspal sirkuit sehingga menimbulkan situasi tak terduga bagi pembalap maupun petugas lomba.
Demi menjaga keselamatan, sesi latihan terpaksa dihentikan. Seluruh mobil diarahkan kembali ke pitlane, sementara petugas lintasan atau marshal berupaya menangkap hewan yang berkeliaran di jalur balap tersebut.
Kemunculan kadal itu membuat sejumlah pembalap kebingungan. Pembalap Mercedes, George Russell, bahkan terdengar bertanya kepada timnya melalui komunikasi radio mengenai benda yang berada di lintasan.
Setelah mendapat informasi bahwa hewan tersebut adalah seekor kadal, Russell memberikan respons yang menggambarkan betapa anehnya situasi tersebut.
“A what?! It looks like a dragon!” yang berarti, “Apa?! Itu terlihat seperti naga!”
Saat para pembalap menunggu sesi dilanjutkan, perhatian beralih kepada dua marshal yang berusaha menangkap kadal tersebut. Keduanya turun ke lintasan, dengan salah seorang di antaranya membawa benda yang tampak seperti kantong plastik untuk membantu mengamankan reptil itu.
Baca Juga: Dikawal F16 di Langit Yordania, Kedatangan Prabowo Disambut Penuh Kehormatan
Upaya penangkapan tersebut sempat menghadirkan suasana menggelitik di area pitlane. Pembalap Daniel Ricciardo terlihat tertawa saat menyaksikan petugas berusaha mengejar hewan yang sulit ditangkap itu.
Akun media sosial resmi Formula 1 turut menanggapi kejadian tersebut dengan nada jenaka. Mereka menyebut insiden itu sebagai “the weirdest red flag ever” atau bendera merah paling aneh yang pernah terjadi.
Tak berhenti di situ, akun resmi F1 juga menggambarkan situasi tersebut dengan pernyataan, “Things are getting surreal,” yang berarti situasi semakin terasa tidak nyata.
Setelah melalui upaya pengejaran, kadal itu akhirnya berhasil diamankan dan dikeluarkan dari lintasan. Sesi latihan pun kembali dilanjutkan sehingga para pembalap dapat meneruskan persiapan untuk menghadapi balapan utama pada Minggu.
Bukan Kali Pertama Kadal Muncul di Sirkuit Marina Bay
Kemunculan kadal dalam sesi latihan F1 di Singapura ternyata bukan kejadian pertama. Delapan tahun sebelumnya, tepatnya saat sesi latihan Grand Prix Singapura 2016, pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, juga pernah menjumpai reptil di lintasan yang sama.
Saat itu, Verstappen sempat melontarkan keluhan bernada bercanda mengenai keberadaan “giant lizard” atau kadal raksasa yang terlihat di sirkuit. Namun, berbeda dengan insiden pada 2024, kadal tersebut segera menghilang sehingga tidak sampai menyebabkan penghentian sesi latihan.
Sirkuit Marina Bay sendiri dikenal sebagai salah satu lintasan paling menantang dalam kalender F1. Karakter sirkuit jalan raya, tikungan yang kompleks, serta balapan malam hari menuntut konsentrasi tinggi dari setiap pembalap.
Ketika F1 kembali menyambangi Singapura akhir pekan ini, para pembalap kembali dihadapkan pada tantangan untuk menaklukkan lintasan tersebut. Namun, sebagaimana yang pernah terjadi sebelumnya, perhatian mereka mungkin tidak hanya tertuju pada para pesaing, tetapi juga pada kemungkinan munculnya penghuni tak terduga di tengah sirkuit.
Biawak Ganggu Sesi Latihan F1 GP Singapura (Istimewa)