Presiden Mesir El Sisi akan Ke Indonesia 8 Oktober

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Okt 2026, 17:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Prabowo Disambut Langsung oleh Presiden Mesir di KTT Sharm El-Sheikh untuk Perdamaian Gaza Prabowo Disambut Langsung oleh Presiden Mesir di KTT Sharm El-Sheikh untuk Perdamaian Gaza (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Mesir Abdel Fattah El - Sisi bakal mengunjungi Indonesia dalam waktu dekat. Ini merupakan bagian dari lawatan kerjanya di benua Asia.

Sebelumnya El Sisi bertolak ke Korea Selatan sejak Selasa lalu, untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Lee Jae Myung, Kamis, 8 Oktober 2026.

Diketahui kunjungan kenegaraan El Sisi mencakup juga negara Malaysia dan Indonesia.

Di Korea Selatan Juru Bicara Kepresidenan Mesir Duta Besar, Mohamed El-Shennawy, menjelaskan pertemuan itu Presiden El Sisi berpartisipasi dalam pertemuan meja bundar bersama para CEO dan perwakilan perusahaan-perusahaan besar Korea.

"Lawatan tersebut juga mencakup kunjungan kenegaraan ke Malaysia dan kunjungan ke Republik Indonesia," Tulis Juru Bicara Kepresidenan Mesir Duta Besar, Mohamed El-Shennawy, dikutip dari laman Kepresidenan Mesir, Jumat, 9 Oktober 2016.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Perpres Penyelesaian Utang Kereta Cepat Whoosh ke Kemenkeu

Sebelumnya, di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di India, Presiden Prabowo juga sempat bertemu El Sisi, Sabtu, 12 September 2026 lalu.

Pertemuan itu membahas seluruh aspek hubungan Mesir-Indonesia, terutama setelah penandatanganan perjanjian kemitraan strategis antara kedua negara pada April 2025.

Selain itu kedua kepala negara bertukar pandangan mengenai perkembangan terkini di tingkat regional dan internasional, terutama perang Iran. Keduanya menekankan pentingnya mengutamakan jalur diplomasi untuk mencapai solusi damai serta menegaskan pentingnya menjaga kebebasan navigasi di jalur pelayaran internasional.

Selain itu kedua presiden juga menegaskan penolakan terhadap pemindahan paksa warga Palestina dari tanah mereka. Serta keduanya menekankan pentingnya pelaksanaan perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza, memfasilitasi masuknya bantuan kemanusiaan, serta menghentikan tindakan terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

x|close