Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menargetkan sebanyak 30 ribu Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dapat beroperasi secara optimal hingga penghujung 2026. Saat ini, dari total 10.333 koperasi, sekitar 10 ribu di antaranya disebut telah berjalan dengan optimal.
"Target kita 30 ribu koperasi optimal pada akhir 2026," kata Prabowo dalam pidato Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD dalam rangka HUT ke-81 RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Agustus 2026.
Prabowo mengakui target tersebut cukup tinggi. Namun, ia optimistis sasaran itu dapat direalisasikan. Ia juga mengutip semangat Presiden Soekarno yang mendorong masyarakat untuk memiliki cita-cita setinggi mungkin.
"Target harus tinggi, bekerja keras, Insyaallah sampai," kata Prabowo.
"Kalau saya taruh target 12 ribu, nanti sampai 11 ribu. Kalau nanti 30 ribu sampainya 29 ribu ini prestasi," dia menambahkan.
Menurut Prabowo, sekitar 10 ribu koperasi yang telah berjalan saat ini sudah memiliki kegiatan operasional yang optimal. Tidak hanya aktivitas koperasi, sarana dan prasarana pendukung juga telah tersedia dan berfungsi.
Baca Juga: Prabowo Tutup 290 BUMN, Ungkap Hemat Rp50 Triliun
Presiden Prabowo Subianto Saat Pidato Kenegaraanndi Sidang Tahunan MPR 2026 (Istimewa)
Ia menjelaskan Kopdes Merah Putih telah menjalankan berbagai kegiatan, termasuk mendukung sektor perikanan dan pertanian. Selain itu, koperasi tersebut juga telah memiliki serta mengoperasikan sarana angkutan secara mandiri.
"Ini pertama dalam sejarah bahwa koperasi diorganisir, dibantu, dan dilengkapi dengan angkutannya sendiri," jelasnya.
Prabowo menilai keberadaan fasilitas tersebut dapat membantu mengurangi risiko hasil panen terbuang karena tidak terserap pasar atau terkendala transportasi. Pemerintah, kata dia, akan terus berupaya memberikan dukungan agar hasil pertanian masyarakat dapat tersalurkan secara optimal.
"Tidak lagi ada panen rusak, karena tidak ada yang mau beli tidak ada truk yang angkut panen, mangga rusak, rambutan rusak, tomat rusak, wortel rusak. Insyaallah ini bisa kita bantu rakyat kita optimal," ucapnya.
Presiden Prabowo Subianto saat pidato kenegaraan di DPD, DPR, MPR RI, Jumat, 14 Agustus 2026. (TV Parlemen)