Suara Nusantara: Lawan Disrupsi Informasi dan Hoaks

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Agu 2026, 21:41
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Randy Tampubolon Direktur Utama Nusantara TV Randy Tampubolon Direktur Utama Nusantara TV (NTVNews)

Ntvnews.id, Jakarta - Di tengah derasnya arus disrupsi informasi dan tantangan teknologi kecerdasan buatan (AI), Nusantara TV resmi meluncurkan program unggulan terbaru bertajuk "Suara Nusantara". Program ini hadir sebagai komitmen media dalam membangun ruang dialog publik yang sehat, transparan, dan solutif bagi bangsa.

Dalam sambutannya saat acara peluncuran, Direktur Utama Nusantara TV Randy Tampubolon, menyoroti fenomena kecepatan informasi yang kini bak pedang bermata dua. Menurutnya, meski informasi dapat tersebar ke jutaan orang dalam hitungan detik, kecepatan yang sama juga membawa ancaman berupa hoaks, disinformasi, hingga fitnah yang mampu merusak persepsi publik.

"Batas antara informasi yang terverifikasi dan konten yang sekadar viral itu semakin tipis. Tantangannya menjadi semakin kompleks. Hari ini kita tidak hanya berhadapan dengan hoaks teks, tapi juga deepfake—di mana wajah bisa direkayasa dan suara bisa ditiru untuk memanipulasi kebenaran," ujar Randy di Nusantara Hall NT Tower Pulomas Jakarta, Rabu 12 Agustus 2026.

Randy mengungkapkan fakta mengkhawatirkan mengenai turunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap platform informasi sebesar 6 persen pada tahun ini. Hal ini, menurutnya, bukan lagi sekadar persoalan teknologi, melainkan masalah kepercayaan.

"Ketika masyarakat tidak tahu lagi mana yang benar dan mana yang direkayasa, yang dipertaruhkan adalah kualitas demokrasi dan persatuan kita sebagai anak bangsa," tegasnya.

Hadirnya Suara Nusantara ini dirancang bukan hanya untuk mengejar kecepatan, tetapi untuk mengedepankan akurasi dan kedalaman informasi. Randy menekankan bahwa media saat ini memiliki tanggung jawab besar untuk membantu masyarakat memahami dampak dari sebuah peristiwa dan langkah apa yang harus diambil.

"Media harus berani menjadi yang paling dipercaya. Tidak cukup hanya menyampaikan apa yang terjadi, media harus membantu masyarakat memahami mengapa itu terjadi dan siapa yang terdampak," imbuhnya.

Lebih lanjut, Randy menjelaskan bahwa program Suara Nusantara bukan sekadar program talkshow biasa. Namun, diproyeksikan menjadi jembatan komunikasi antara berbagai elemen bangsa, mulai dari pusat kota hingga ke pelosok desa di seluruh Nusantara.

"Bangsa yang besar bukan bangsa yang tidak memiliki perbedaan, melainkan bangsa yang mampu mengelola perbedaan menjadi percakapan, dan mengubah percakapan menjadi solusi. Kami berharap program ini menjadi milik kita semua untuk menjaga akal sehat dan rasa hormat di tengah keberagaman pandangan," pungkasnya.

HIGHLIGHT

x|close