Zelensky Copot Dubes Ukraina untuk AS, Ada Apa?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Agu 2026, 06:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Arsip foto - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. (Antara)

Ntvnews.id, Kyiv - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memutuskan mencopot Olga Stefanishyna dari jabatannya sebagai Duta Besar Ukraina untuk Amerika Serikat. Keputusan tersebut telah diperkirakan sebelumnya dan terjadi setelah Kyiv melakukan perombakan pemerintahan pada bulan lalu.

Dilansir dari AFP, Rabu, 5 Agustus 2026, pemberhentian Stefanishyna diumumkan melalui sebuah dekrit. Pergantian tersebut berlangsung ketika Ukraina tengah gencar melakukan lobi kepada Washington untuk memperoleh tambahan rudal pertahanan udara Patriot guna menghadapi serangan udara Rusia.

Stefanishyna mengunggah pernyataan di Facebook yang disertai surat permohonan pengunduran dirinya dari tugas. Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari keinginannya sendiri dan "didasari oleh keadaan pribadi".

Ia juga menggambarkan masa tugasnya di Washington DC sebagai "kehormatan terbesar" dalam hidupnya.

"Kami berhasil meningkatkan pasokan senjata Amerika dan mempertahankan dukungan, justru ketika iklim politik di Washington mulai tidak memihak kami," katanya.

Baca Juga: Rusia Pastikan Pintu Negosiasi dengan Ukraina Belum Tertutup

Di sisi lain, media Ukraina melaporkan bahwa Stefanishyna tengah menjadi subjek penyelidikan oleh lembaga antikorupsi di Kyiv. Penyelidikan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran hukum, meski hingga kini belum ada dakwaan resmi yang dijatuhkan kepadanya.

Zelensky sebelumnya melakukan perombakan kabinet yang menuai kontroversi pada Juli. Namun, hingga saat ini, ia belum mengungkap sosok yang akan menggantikan Stefanishyna sebagai Duta Besar Ukraina untuk Amerika Serikat.

Sebelum ditunjuk sebagai diplomat di Washington, Stefanishyna pernah menduduki posisi Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Kehakiman Ukraina. Ia mulai dipercaya menjadi Duta Besar Ukraina untuk AS pada Juli tahun lalu.

Jabatan Duta Besar Ukraina di Washington memiliki arti penting bagi Kyiv. Ukraina sangat mengandalkan Amerika Serikat dalam hal pengadaan persenjataan serta pertukaran informasi intelijen untuk menghadapi konflik dengan Rusia.

Hubungan Zelensky dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya sempat mengalami ketegangan. Meski demikian, sikap Trump belakangan terlihat lebih mendukung pemimpin Ukraina tersebut.

HIGHLIGHT

x|close