Setahun Bertahan di Puing Kebakaran, Pedagang Taman Puring Tagih Janji Revitalisasi Pasar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Agu 2026, 16:51
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring Asmun memberikan keterangan kepada wartawan di Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026). Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring Asmun memberikan keterangan kepada wartawan di Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Setahun pascainsiden kebakaran hebat yang membumihatuskan Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan, para pedagang masih menanti kejelasan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait janji rekonstruksi tempat usaha mereka.

"Bahwa janji Pak Gubernur akan membangun pasar kembali seperti awal statement Pak Gubernur itu, kami tetap menunggu dan berharap," kata Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring Asmun kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026.

Ungkapan tersebut disampaikan Asmun menyusul peninjauan lokasi yang dilakukan oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov DKI terkait wacana pembangunan Taman Difabel di area tersebut. Menurutnya, kepastian soal revitalisasi pasar hingga kini justru masih mengambang, padahal para pedagang telah menantikan kejelasan selama 12 bulan terakhir.

"Kalau untuk jawaban masih belum ada jawaban dari beberapa dinas, tapi harapan kami tetap menunggu apa yang telah dijanjikan Pak Gubernur kepada kami," ucapnya.

Baca juga: Pedagang Taman Puring Kecewa, Pasar Dialihfungsikan Jadi Taman

Di tengah ketidakpastian tersebut, ketidakjelasan nasib pasar berimbas langsung pada roda perekonomian para pedagang. Asmun membeberkan bahwa omzet pedagang merosot tajam usai musibah itu hanya berkisar Rp200 ribu per hari, itu pun tidak menentu dan berbanding jauh dari pendapatan sebelum musibah. Kondisi yang kian sulit memaksa banyak di antara mereka memilih hengkang dan mencari tempat berdagang baru.

"Sementara yang masih aktif berdagang ya karena dengan kondisi yang seperti ini masih sekitar hampir separuhnya, kurang lebihnya antara 150 sampai 200-an pedagang," katanya.

Saat ini, tercatat hanya ada 180 pedagang yang masih bertahan menjajakan dagangannya di lokasi bekas puing kebakaran. Padahal sebelum musibah hangusnya pasar pada 28 Juli 2025 tersebut, Pasar Taman Puring menampung lebih dari 500 pedagang.

Baca juga: Kebakaran di Perbatasan Situbondo-Bondowoso Hanguskan 4 Hektare Hutan

Mengingat peran Pasar Taman Puring yang telah lama menjadi salah satu penopang ekonomi warga Jakarta, para pedagang mendorong adanya ruang dialog langsung bersama pemerintah daerah untuk membahas kepastian pemulihan pasar.

"Setelah kami kebakaran habis semuanya, tiba-tiba ada statement lain selain ada pembangunan untuk dibangun pasar kembali, terutama untuk dibangun apa itu namanya taman apa itu. Harapan kami tetap saya menunggu janji Pak Gubernur," katanya.

(Sumber:Antara)

HIGHLIGHT

x|close