Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Diduga Dibawa Atas Perintah Ibu

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Jul 2026, 19:28
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Atlet Golf Putri, Jesslyn Wijaya Lay Atlet Golf Putri, Jesslyn Wijaya Lay (Sumber X)

Ntvnews.id, Jakarta - Kasus dugaan penculikan atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay mulai menemui titik terang. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi mengungkap bahwa orang-orang yang membawa Jesslyn dari sebuah restoran di Jakarta diduga bukan pelaku penculikan, melainkan bertindak atas arahan ibu kandungnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menyampaikan, hasil pendalaman sementara menunjukkan adanya dugaan keterlibatan ibu Jesslyn dalam peristiwa tersebut.

"Ada orang-orang yang disuruh oleh ibunya, ibunya Jesslyn yang suruh," kata Roby kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.

Selain itu, polisi juga menelusuri jejak perjalanan Jesslyn usai meninggalkan lokasi kejadian. Berdasarkan data manifest penerbangan yang diperoleh penyidik, Jesslyn diketahui lebih dulu berangkat ke Semarang sebelum melanjutkan penerbangan ke Malaysia dan kemudian menuju Bangkok bersama ibu serta tantenya.

"Jeslyn kami dapat informasi dia mulai dari TKP, terus kemudian ke Semarang. Kemudian naik pesawat dari Bandara Ahmad Yani ke Malaysia, lanjut ke Bangkok. Itu bersama dengan ibunya dan tantenya," ungkapnya.

Meski demikian, penyidik belum dapat memastikan adanya unsur tindak pidana dalam perkara tersebut. Polisi masih berusaha meminta keterangan langsung dari Jesslyn guna memastikan apakah keberangkatannya dilakukan atas kehendaknya sendiri atau justru berada di bawah tekanan.

Menurut Roby, pengakuan Jesslyn akan menjadi faktor penting untuk menentukan apakah laporan dugaan penculikan tersebut memenuhi unsur pidana atau tidak.

"Ini tergantung dari bagaimana pengakuannya Jeslyn. Kalau memang ternyata dia tidak keberatan, kemudian ikut ke Semarang, kemudian sampai dengan Bangkok itu dengan kesadarannya sendiri dan tanpa paksaan, baik secara fisik maupun psikologi, itu tidak ada perbuatan pidananya," katanya.

Sebelumnya, Jesslyn dilaporkan diduga menjadi korban penculikan saat berada di Restoran Saung Kita di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat, pada Senin, 21 Juli 2026. Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, saat itu Jesslyn didatangi lima orang yang diduga membawanya secara paksa meninggalkan lokasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, penyidik langsung melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kronologi dan memastikan ada atau tidaknya tindak pidana dalam kasus tersebut.

HIGHLIGHT

x|close