Tetesan Darah dari Lantai 2 Bongkar Penemuan Jasad Wanita di Kos Jakbar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jul 2026, 09:44
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
ilustrasi jenazah ilustrasi jenazah (dok)

Ntvnews.id, Jakarta - Tetesan darah yang mengalir hingga ke lantai satu menjadi awal terungkapnya penemuan jasad seorang wanita di sebuah rumah kos di Jalan Makaliwe, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Kapolsek Grogol Petamburan AKP Reza Aditya menjelaskan, tetesan darah tersebut pertama kali diketahui oleh penghuni kos yang berada di lantai satu. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pengurus lingkungan sebelum akhirnya diteruskan ke pihak kepolisian melalui layanan darurat.

"Jadi pada saat di laporan (call center polisi) 110 ini, tetangga yang di lantai satu melaporkan ada darah yang menetes dari atas. Karena ditemukan itu, warga melaporkan ke RT dan RW setempat," kata Kapolsek Grogol Petamburan AKP Reza Aditya saat dihubungi, Kamis (30/7/2026).

Setelah menerima laporan, polisi bersama warga serta pengurus RT dan RW melakukan pengecekan ke lantai dua rumah kos untuk mencari sumber tetesan darah tersebut. Saat pemeriksaan berlangsung, petugas menemukan salah satu pintu kamar dalam kondisi terkunci.

Pintu kamar kemudian dibuka dan di dalamnya ditemukan seorang perempuan yang sudah meninggal dunia.

Baca Juga: Dirjen Imigrasi: Pengetatan Bebas Visa dan Selective Policy Tidak Hambat Wisatawan Asing Masuk Indonesia

"Setelah itu bersama-sama mereka, warga yang tinggal di sini dengan RT/RW mengecek kosan di lantai dua. Ada pintu yang terkunci dan dibuka, lalu ditemukan seorang perempuan dalam kondisi sudah meninggal dunia," ujarnya.

Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal. Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui mengalami luka di bagian kepala.

Laporan mengenai peristiwa tersebut diterima kepolisian pada Rabu (29/7) sekitar pukul 18.50 WIB. Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses lebih lanjut.

Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban, termasuk mendalami kemungkinan adanya tindak pidana. Polisi juga masih mengumpulkan alat bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

"Kita masih ngumpulin alat bukti, bukti-bukti yang ada, dan juga kami masih meminta keterangan dari para saksi tersebut," tuturnya.

x|close