Ntvnews.id, Madrid -Pemerintah Spanyol menetapkan status darurat nasional menyusul meluasnya kebakaran hutan yang melanda wilayah Madrid dan sejumlah daerah di Spanyol bagian tengah. Cuaca panas ekstrem, kekeringan berkepanjangan, serta angin kencang memperparah penyebaran api hingga menyebabkan belasan korban jiwa.
Dikutip dari AFP, Minggu, 26 Juli 2026, petugas pemadam kebakaran masih terus berupaya mengendalikan kobaran api yang melanda kawasan Madrid.
Seiring penetapan status darurat nasional, pemerintah memperkuat langkah penanganan dengan meningkatkan operasi tanggap darurat di berbagai wilayah terdampak.
Baca Juga: Kebakaran Hutan di Prancis Meluas, 12 Ribu Warga Dievakuasi
Gelombang panas yang ekstrem, kondisi lahan yang kering, dan embusan angin kencang disebut menjadi faktor utama yang memicu salah satu musim kebakaran hutan paling parah dalam beberapa tahun terakhir di Spanyol.
Berdasarkan data resmi hingga 22 Juli, luas lahan yang hangus akibat kebakaran telah melampaui 120 ribu hektare di berbagai wilayah negara tersebut.
Ilustrasi - Sejumlah petugas BPBD Sumedang saat berusaha memadamkan api peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Tomo, Sumedang, Jawa Barat, pada Minggu, 28 Juni 2026. (Antara)