Momen Haru Selimuti Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN Tahun 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jul 2026, 12:44
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Momen Haru dan Kebanggaan Orang Tua Selimuti Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN Tahun 2026 Momen Haru dan Kebanggaan Orang Tua Selimuti Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN Tahun 2026 (Istimewa)

Ntvnews.id, Sumedang - Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Lapangan Parade IPDN Kampus Jatinangor, Sumedang, pada Rabu, 29 Juli 2026. Di antara barisan pamong praja muda yang dilantik Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026, tampak wajah-wajah bahagia dari para orang tua yang menyaksikan prestasi putra-putri mereka.

Salah satunya terlihat pada Winoto Hadi, ayah dari Aji Bayu Ramadhan, salah satu lulusan terbaik. Winoto mengaku bersyukur atas pencapaian sang anak yang diraih melalui perjuangan panjang di tengah segala keterbatasan.

“Kami orang tua dari Aji Bayu Ramadhan merasa bangga karena ini mencapai prestasi tertinggi dengan segala macam keterbatasan yang kami punya, bisa mengantar anak kami untuk sampai di titik ini,” ungkapnya.

Winoto mengatakan bahwa Aji telah dibiasakan hidup disiplin sejak kecil dan aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi maupun perlombaan. Menurutnya, nilai kedisiplinan menjadi bekal utama yang selalu ditanamkan dalam keluarga.

“Aji ini kita didik disiplin, disiplin waktu terutama itu dari itu. Ya, Aji ini dari kecil memang suka berorganisasi, suka mengikuti lomba-lomba yang menurut dia memang dia sukanya itu semua itu masuk dari pramuka, olahraga,” tuturnya.

Baca Juga: Menteri Koperasi Targetkan Pengesahan RUU Perkoperasian pada Tahun Ini

Ke depan, ia berharap Aji dapat terus mengembangkan kemampuan dan mewujudkan impiannya. “Semoga nanti Aji bisa mencapai cita-citanya, karena dia pengin kuliah ke luar negeri untuk memperdalam ilmunya. Semoga nanti akan diberikan kemudahan untuk mencapai apa yang diinginkan,” ungkapnya.

Kebahagiaan dan kebanggaan serupa juga dirasakan Wartoyo dan Siti Sofiyah, orang tua dari Mohamad Toriq Anwar yang masuk dalam jajaran 10 besar lulusan terbaik. Pasangan yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani tersebut berharap putranya kelak dapat mengabdikan diri dan memberikan kontribusi terbaik untuk Tanah Air.

“Tentunya saya sangat bangga sekali anakku bisa masuk sepuluh besar, yang merupakan kenikmatan yang luar biasa. Ya mudah-mudahan ke depannya akan lebih baik lagi. Minta pada Bapak Presiden mudah-mudahan anak saya bisa dibimbing untuk ke jalan yang sebenar-benarnya, untuk melantik kepada negara,” ujarnya.

Perasaan yang sama turut dirasakan Abu Muhammad dan Yuliastin, orang tua Siti Ifadoh. Keduanya mengaku tidak pernah membayangkan putri mereka mampu meraih predikat sebagai salah satu lulusan pamong praja muda terbaik.

“Haru, bangga semua jadi satu. Tidak menyangka,” pungkasnya.

Di balik prestasi yang diraih para pamong praja muda ini, tersimpan doa, dukungan, dan harapan keluarga. Perjuangan dilalui dalam mencapai prestasi tersebut juga menjadi cerminan semangat dan ketekunan generasi muda Indonesia dalam meraih cita-cita serta mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

x|close