Hamas Kutuk Kelakuan Israel di Tepi Barat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Jul 2026, 08:17
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Arsip - Ekskavator Israel membongkar rumah warga Palestina di desa Deirat, timur Masafer Yatta, di kota Hebron, Tepi Barat selatan Senin, 4 Mei 2026. Arsip - Ekskavator Israel membongkar rumah warga Palestina di desa Deirat, timur Masafer Yatta, di kota Hebron, Tepi Barat selatan Senin, 4 Mei 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Gaza - Pejabat Hamas, Mahmoud Mardawi, mengecam keras aksi pembakaran dua masjid di wilayah Nablus dan Tulkarem, Tepi Barat yang diduduki Israel. Hamas menilai tindakan yang diduga dilakukan pemukim Israel itu sebagai kejahatan fasis dan pelanggaran serius terhadap tempat-tempat suci umat Islam.

Dikutip dari Al Jazeera, Senin, 27 Juli 2027, Mardawi menyebut serangan tersebut sebagai "kejahatan fasis sistematis" sekaligus "pelanggaran terang-terangan terhadap tempat-tempat suci Islam yang tidak dapat ditoleransi".

Hamas menegaskan bahwa pembakaran Masjid Al-Rahma di Qusra, Provinsi Nablus, serta sebuah masjid di Desa Kour, selatan Tulkarem, merupakan tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan kemanusiaan.

"Pelanggaran terhadap semua nilai-nilai agama, moral, dan kemanusiaan yang menunjukkan sejauh mana kebejatan dan fasisme pendudukan dan kelompok-kelompok pemukimnya," kata Mardawi dalam sebuah pernyataan.

Ia juga mengajak masyarakat Palestina untuk bersatu mempertahankan masjid dan seluruh tempat suci mereka dari berbagai bentuk serangan.

Baca Juga: Huawei Cloud Alami Gangguan Global, Pengguna di Indonesia Ikut Terdampak

"Rakyat Palestina yang heroik tidak akan membiarkan serangan ini dan akan berdiri sebagai penghalang yang tak tertembus terhadap pelanggaran berat ini," kata Mardawi.

Sebelumnya, otoritas Palestina melaporkan dua masjid di Tepi Barat dibakar oleh pemukim Israel. Kebakaran tersebut mengakibatkan kerusakan pada pintu masuk serta bagian struktur batu bangunan masjid.

Video yang telah diverifikasi AFP dan Al Jazeera memperlihatkan kobaran api melalap salah satu bangunan masjid.

Wali Kota Qusra, Abdel Azim Wadi, mengatakan para pelaku membakar sebuah masjid yang masih dalam tahap pembangunan di bagian selatan kota tersebut."Api menghancurkan pintu masuk masjid dan bahkan merusak bangunan batunya," kata Wadi.

Ia juga menyebut para pelaku mencoret dinding masjid dengan grafiti berbahasa Ibrani, termasuk tulisan "balas dendam".

Menanggapi laporan tersebut, militer Israel menyatakan telah mengerahkan pasukan ke pinggiran Qusra setelah menerima informasi mengenai kebakaran di sebuah masjid.

"Para tentara mencari tersangka yang melarikan diri sebelum kedatangan mereka dan mengidentifikasi tanda-tanda pembakaran dan grafiti di tempat kejadian," kata pernyataan itu.

Militer Israel menambahkan bahwa kepolisian akan melakukan penyelidikan serta mengumpulkan bukti terkait insiden tersebut.

Dalam peristiwa terpisah, Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina melaporkan pemukim Israel juga membakar sebuah masjid di Desa Kour, dekat Tulkarem, dan mencoret dindingnya dengan slogan-slogan bernada rasis.

Kementerian tersebut menyatakan bahwa  "kelompok pemukim membakar sebuah masjid di desa Kour di provinsi Tulkarem dan menulis slogan-slogan rasis di dindingnya".

TERKINI

Hamas Kutuk Kelakuan Israel di Tepi Barat

Luar Negeri Senin, 27 Jul 2026 | 08:17 WIB

2 Bus Bertabrakan dan Terbakar, 35 Orang Tewas

Luar Negeri Senin, 27 Jul 2026 | 08:00 WIB

Kapal Vietnam Tenggelam di Laut China Selatan

Luar Negeri Senin, 27 Jul 2026 | 07:50 WIB

Mobil Tabrak Kerumunan Parade Gay Pride di Jerman, 1 Orang Tewas

Luar Negeri Senin, 27 Jul 2026 | 07:43 WIB

Israel Bakar Dua Masjid di Tepi Barat Palestina

Luar Negeri Senin, 27 Jul 2026 | 07:05 WIB
Load More
x|close