Cek Fakta: Video Purbaya Sebut Bongkar Korupsi Dana Desa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Jul 2026, 16:33
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Arsip - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026. Arsip - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video berdurasi 21 detik yang beredar di Facebook menampilkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa seolah-olah sedang menyampaikan pernyataan mengenai dugaan korupsi dana desa.

Dalam video tersebut, Purbaya disebut menyatakan bahwa kepala desa yang terbukti menyalahgunakan dana desa akan ditindak.

Video itu memuat percakapan sebagai berikut:

“Kalau desa miskin tapi kepala desanya kaya berarti ada yang salah, ketika dana desa di korupsi, jalan rusak dibiarkan, bantuan dipotong, rakyat dibohongi. Saya pastikan kepala desa yang main uang rakyat akan kami tindak. Tidak ada alasan, tidak ada pembenaran.”

Unggahan tersebut juga disertai narasi:

“Ketika dana Desa dikorupsi bantuan pemerintah di potong jalan rusak di biarkan rakyat di bohongi saya pastikan akan di tindak”

Namun, benarkah video tersebut memperlihatkan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pernyataan tentang korupsi dana desa?

Unggahan video yang menarasikan Purbaya sebut dana desa di korupsi. Faktanya, video Purbaya tersebut merupakan hasil AI. (Facebook). <b>(Antara)</b> Unggahan video yang menarasikan Purbaya sebut dana desa di korupsi. Faktanya, video Purbaya tersebut merupakan hasil AI. (Facebook). (Antara)

Penjelasan:

Berdasarkan hasil penelusuran, video yang beredar merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Rekaman asli berasal dari unggahan akun TikTok resmi Purbaya Yudhi Sadewa pada November 2025 saat melakukan kunjungan kerja ke Surabaya untuk menghadiri Dies Natalis Universitas Airlangga serta sejumlah agenda lainnya di Jawa Timur.

Video tersebut kemudian dipotong dan dimanipulasi menggunakan AI sehingga seolah-olah Purbaya menyampaikan pernyataan mengenai korupsi dana desa.

Pemeriksaan menggunakan AI Detector. (Hive Moderation). <b>(Antara)</b> Pemeriksaan menggunakan AI Detector. (Hive Moderation). (Antara)

ANTARA juga melakukan pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan suara dalam video memiliki probabilitas 99,2 persen merupakan hasil AI (AI-generated speech), sedangkan 45,3 persen konten videonya terdeteksi sebagai hasil rekayasa AI.

Kesimpulan:

Klaim yang menyebut video tersebut memperlihatkan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pernyataan mengenai korupsi dana desa tidak benar. Video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi AI sehingga informasi yang beredar merupakan hoaks.

Klaim: Video Purbaya sebut dana desa di korupsi.

Hasil Cek Fakta: Hoaks.

(Sumber: Antara)
 
 
 
x|close