Iran Aktifkan Pertahanan Udara di Teheran Usai Ledakan Terdengar di Sejumlah Wilayah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Jul 2026, 15:25
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Foto yang diambil pada 20 April 2026 ini menunjukkan bendera nasional Iran berkibar di sebuah bangunan yang rusak akibat serangan AS-Israel di Teheran, Iran. Foto yang diambil pada 20 April 2026 ini menunjukkan bendera nasional Iran berkibar di sebuah bangunan yang rusak akibat serangan AS-Israel di Teheran, Iran. (Antara)

Ntvnews.id, Teheran - Iran mengaktifkan sistem pertahanan udara di sejumlah wilayah Teheran pada Kamis dini hari, Kamis, 16 Juli 2026, setelah muncul laporan mengenai suara ledakan di dalam maupun sekitar ibu kota.

Kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan sistem pertahanan udara dioperasikan di beberapa kawasan, termasuk Teheran bagian timur dan barat. Laporan awal juga menyebut ledakan terdengar di sekitar Parchin dan Pakdasht yang berada di tenggara Teheran.

Secara terpisah, Gubernur Pakdasht membenarkan aktivasi sistem pertahanan udara di wilayahnya serta mengonfirmasi adanya suara ledakan. Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan tidak ada korban jiwa akibat insiden di Parchin maupun Pakdasht, sebagaimana dilaporkan kantor berita Fars.

Fars juga mengutip juru bicara Provinsi Semnan yang menyebut sebagian kawasan Bandara Semnan menjadi sasaran "serangan udara musuh". Menurutnya, tim penyelamat telah mengambil langkah yang diperlukan setelah serangan tersebut.

Baca JugaIran Aktifkan Pertahanan Udara di Tengah Ketegangan dengan AS

"Syukurlah, kawasan permukiman di kota-kota maupun desa-desa di Provinsi Semnan tidak mengalami serangan malam ini. Masyarakat diminta tidak memperhatikan berita maupun rumor yang disebarkan media musuh dan tidak perlu khawatir," kata juru bicara tersebut.

Baca JugaAS Luncurkan Serangan ke Sejumlah Sasaran Militer Iran di Sekitar Selat Hormuz

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait Selat Hormuz. Kedua negara kembali saling melancarkan serangan meski sebelumnya telah mencapai nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri konflik dan membuka jalan menuju perjanjian perdamaian permanen.

(Sumber: Antara)

x|close