BGN Kaji Pelibatan Kantin Sekolah sebagai Alternatif Penyaluran Program MBG

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Jul 2026, 08:40
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari ditemui media usai rapat dengan Komisi IX DPR RI . Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari ditemui media usai rapat dengan Komisi IX DPR RI . (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mengkaji kemungkinan melibatkan kantin sekolah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari evaluasi skema penyaluran yang diinstruksikan Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan Presiden memberikan ruang untuk mempertimbangkan mekanisme lain selain melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Pak Presiden pun tadi mengatakan, silakan dikaji kalau ada alternatif yang lain, boleh," kata Agustina di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026 malam.

Ia menjelaskan, hingga saat ini pelaksanaan Program MBG masih berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 115 yang mengatur bahwa penyaluran dilakukan melalui SPPG.

Menurut Agustina, Presiden menekankan agar setiap opsi kebijakan yang diusulkan harus didasarkan pada kajian yang matang sebelum diputuskan untuk diterapkan.

Baca Juga: Minta Waktu Sebulan Benahi Program MBG, Zulhas: Akan Dikaji Lebih Mendalam

"Kembali lagi, beliau meminta setiap pilihan kebijakan kaji dengan baik, apa dasarnya dan sebagainya. Nanti datang lagi ke beliau, sampaikan progres untuk kita putuskan," katanya.

Saat ditanya apakah pemanfaatan kantin sekolah menjadi salah satu alternatif yang sedang dipertimbangkan, Agustina membenarkan hal tersebut.

"Iya, termasuk kan bagian itu yang silakan dikaji," katanya.

Ia menambahkan, proses kajian tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyempurnakan pelaksanaan Program MBG dengan melibatkan dukungan berbagai kementerian dan lembaga terkait.

x|close