Bertambah, Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil Jadi 5 Orang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Jun 2026, 13:28
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
konferensi pers Kemenhan konferensi pers Kemenhan (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Jumlah peserta program latihan dasar militer (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang meninggal dunia kembali bertambah. Hingga Sabtu, 27 Juni 2026, tercatat lima peserta wafat selama mengikuti rangkaian program tersebut.

Kabar ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertahanan Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia. Ia menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk Kopdes/Kelurahan Merah Putih.

"Atas nama kementerian pertahanan Republik Indonesia, Panitia Seleksi Nasional dan Seeuruh penyelenggara program sarjana penggerak pembangunan indonesia menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya lima peserta program SPPI KDKMP," ucapnya di kantor Kemenhan, Sabtu, 27 Juni 2026 siang.

Adapun peserta terbaru yang meninggal dunia adalah Nola Dya Sari, yang mengikuti Latsarmil di Satuan Pendidikan Dudik Bela Negara Kalimantan. Ketut menjelaskan, pada Jumat, 26 Juni 2026, Nola masih mengikuti kegiatan pembelajaran mengenai teknik perkebunan di dalam kelas. Namun pada pukul 18.45 WIB, ia mulai mengeluhkan sesak napas disertai demam.

Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia <b>(Ntvnews.id/Adiansyah)</b> Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia (Ntvnews.id/Adiansyah)

Tim kesehatan di satuan pendidikan kemudian memberikan penanganan awal sebelum merujuk Nola ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Singkawang. Ia tiba di rumah sakit sekitar pukul 19.20 WIB dan langsung mendapatkan perawatan medis.

Karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, Nola kemudian dirujuk ke RSUD Abdul Azis Singkawang. Setibanya di rumah sakit tersebut sekitar pukul 20.20 WIB, tim medis segera melakukan tindakan lanjutan.

Meski berbagai upaya penyelamatan telah dilakukan, kondisi Nola tidak berhasil dipulihkan. Ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 21.03 WIB.

"Kondisi pasien tidak dapat dipulihkan dan pada pukul 21.03 WIB almarhumah dinyatakan meninggal dunia," ujarnya 

Menurut Ketut, sebelum mengikuti latihan dasar militer, Nola telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mengikuti program. Hasil pemeriksaan mencatat adanya kelebihan berat badan, namun tidak menghalangi yang bersangkutan mengikuti pelatihan.

Sebelum Nola, empat peserta Program SPPI Kopdes Merah Putih lebih dahulu dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti Latsarmil.

Mereka adalah Yonanda Muhammad Taufiq yang meninggal akibat cardiac arrest, Anisa Muyassaroh karena heat stroke, Novia Rahmadhani Sihotang akibat komplikasi tuberkulosis (TB), serta Muhammad Rifki Renaldi Gunawan.

x|close