TP-PKK dan DiskopUKM Bogor Perkuat Pelatihan UMKM dan Akses Permodalan 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Jun 2026, 15:04
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
​TP-PKK dan DiskopUKM Dorong UMKM Kabupaten Bogor Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Akses Modal ​TP-PKK dan DiskopUKM Dorong UMKM Kabupaten Bogor Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Akses Modal

Ntvnews.id, CibinongTP-PKK Kabupaten Bogor dan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor

memperkuat kerja sama untuk mendorong ekonomi masyarakat lewat Pelatihan Pengembangan Usaha Mikro dan Akses Permodalan 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Optimalisasi Visibilitas Usaha dan Strategi Komunikasi Digital” dan berlangsung di Aula Bank BJB Cibinong, Selasa, 23 Juni 2026.

Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor, Ny. Eva Rudy Susmanto, menyampaikan dukungan penuh terhadap program penguatan UMKM yang dijalankan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor. Ia menekankan peran jaringan PKK di wilayah sebagai penggerak utama.

"Tugas kita bersama adalah merangkul para pelaku UMKM di Kabupaten Bogor agar masuk ke dalam binaan PKK dan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor," ujar Eva Rudy Susmanto.

Eva menjelaskan, kolaborasi ini akan berjalan lewat program pembinaan yang lebih terarah. Fokusnya meningkatkan kualitas usaha lokal agar mampu bersaing lebih baik. Program mencakup pelatihan manajemen usaha, perbaikan kemasan produk, dan penguatan tata kelola keuangan.

Baca Juga: Tipikor Semarang Bebaskan Eks Pejabat Bank BJB dalam Kasus Kredit Sritex

Sinergi ini juga menyasar pelaku usaha dari kalangan ibu rumah tangga. Mereka didorong untuk mengurus legalitas usaha sejak awal.

"Melalui jalur sinergi ini, PKK bersama dinas terkait akan membantu memfasilitasi dan mengedukasi ibu rumah tangga pelaku usaha untuk mengurus perizinan dasar seperti NIB (Nomor Induk Berusaha) dan sertifikasi yang diperlukan," tambah Eva.

Kerja sama ini juga terhubung dengan penguatan koperasi desa. Tujuannya memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro dengan dukungan layanan perbankan dari Bank BJB.

Eva meminta peserta pelatihan memanfaatkan program ini secara langsung. Ia menekankan pentingnya penerapan ilmu digital dan pemanfaatan teknologi untuk usaha.

Baca Juga: Pengadaan Iklan Bank BJB, KPK Telusuri Pola Komunikasi dengan Ridwan Kamil

"Modal usaha sekarang sudah difasilitasi lewat kerja sama perbankan. Sekarang tinggal giliran kita, asah kreativitas, jangan takut pegang HP untuk jualan, dan mari kita bawa UMKM, UP2K Kabupaten Bogor naik kelas ke dunia digital," pungkasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana, menyebut program ini sebagai langkah strategis menghadapi kondisi ekonomi global yang fluktuatif. Targetnya mendorong pelaku usaha lokal agar naik kelas.

Data Kementerian UMKM mencatat terdapat 444.212 pelaku UMKM di Kabupaten Bogor. Jumlah ini menunjukkan potensi ekonomi yang besar dan perlu penguatan berkelanjutan.

Pemerintah daerah juga melibatkan pengurus Pokja 2 TP PKK di seluruh kecamatan sebagai penggerak di tingkat lapangan.

"Pelaku UMKM adalah pilar penyangga yang paling kokoh bagi ekonomi daerah kita. Melalui kecukupan modal kerja dan pendampingan yang tepat, kita ingin mereka semua naik kelas."

"Untuk itu, kami sinergi dengan penggerak PKK untuk merangkul dan bersinergi dengan UMKM yang ada di wilayahnya masing-masing," ujarnya.

Diskominfo Kabupaten Bogor turut menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari penguatan ekonomi daerah berbasis pemberdayaan masyarakat.

 

 
 
x|close