Prabowo Libatkan Publik, Logo HUT Ke-81 RI Ditentukan Lewat Voting Masyarakat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Jun 2026, 19:39
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (kiri), Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro (tengah), dan Plt. Deputi Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Bakom RI Fahd Pahdepie (kanan) di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu,24 Juni 2026, menekan tombol sebagai simbol peluncuran laman resmi logo HUT Ke-81 RI yang dibuka untuk publik. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (kiri), Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro (tengah), dan Plt. Deputi Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Bakom RI Fahd Pahdepie (kanan) di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu,24 Juni 2026, menekan tombol sebagai simbol peluncuran laman resmi logo HUT Ke-81 RI yang dibuka untuk publik. (Antara)

Ntvnews.id, JakartaPresiden Prabowo Subianto mengarahkan pemerintah untuk melibatkan masyarakat dalam penentuan logo resmi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Instruksi tersebut disampaikan kepada sejumlah pejabat terkait, termasuk Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah membuka partisipasi publik melalui laman resmi pemilihan logo HUT Ke-81 RI. Masyarakat dapat memilih satu dari lima desain terbaik yang telah lolos proses seleksi dan kurasi yang dilakukan Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI).

Menekraf Teuku Riefky Harsya menjelaskan bahwa mekanisme tahun ini berbeda dari biasanya.

"Biasanya lima besar (hasil seleksi sayembara desain logo, red.) itu menjadi tiga, kemudian Bapak Presiden pilih. Tetapi, kali ini, alhamdulillah, Bapak Presiden ingin ini juga agar dipilih oleh publik kelimanya begitu. Jadi, ini suatu hal yang baik dan dapat melibatkan partisipasi publik terhadap pemilihan logo," kata Teuku Riefky Harsya dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan RI, Jakarta.

Baca Juga: Sosok Bram Patria Yoshugi, Pemenang Sayembara Logo HUT RI ke-80 yang Diluncurkan Prabowo

Ia menuturkan, lima desain yang kini masuk tahap pemungutan suara merupakan hasil penyaringan dari total 124 karya yang dikirimkan dalam sayembara yang digelar ADGI. Perwakilan ADGI, David Irianto, menyebut proses penjaringan dilakukan secara terbuka dan melibatkan desainer dari berbagai kalangan.

"Proses awalnya adalah open call, di mana kami membuka, open call, kepada seluruh desainer grafis di Indonesia," ujar David.

Setelah masa pengumpulan karya berakhir, panitia melakukan proses seleksi dan kurasi. Karya yang lolos kemudian mengikuti tahap presentasi tertutup (pitching). Dalam tahap tersebut, lima desainer memaparkan konsep masing-masing di hadapan perwakilan pemerintah dari Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Sekretariat Negara, serta Badan Komunikasi Pemerintah.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemilihan logo melalui situs resmi yang telah disediakan pemerintah.

"Periode pemilihan logo mulai hari ini (24/6) sampai tanggal 28 Juni 2026," ujar Juri.

Baca Juga: Prabowo Luncurkan Logo HUT ke-80 RI: Jangan Sekadar Slogan atau Mantra!

Adapun lima desain yang dapat dipilih masyarakat berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Desain pertama merupakan karya David Wirawan P dari Surakarta, Jawa Tengah, dengan konsep "8 Harapan, 1 Tujuan". Kemudian karya Fajar Novario dari Padang, Sumatera Barat, mengusung tema "Kolektif, Sinergi, Bertumbuh". Selanjutnya, Kanda Putra dari Denpasar, Bali, menghadirkan konsep "Kemanusiaan yang Terhubung".

Selain itu, terdapat karya Rizkiawan dari Malang, Jawa Timur, dengan tema "Berdaya, Setara, Sinergi Bersama", serta karya Tiffany Djohan dari Batam, Kepulauan Riau, yang mengangkat konsep "Demokrasi dan Kemandirian".

Menurut Juri, seluruh desain yang masuk tahap akhir memiliki pendekatan kreatif yang berbeda namun tetap berangkat dari tema besar peringatan HUT RI tahun ini.

"Setiap karya menghadirkan interpretasi kreatif dan unik terhadap tema HUT RI Ke-81. Jadi, semua desain ini berlandaskan atau didasarkan pada pemahaman mengenai tema, yaitu Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur," kata Juri.

Baca Juga: Ini Makna Logo HUT ke-80 RI

Pemerintah juga menyiapkan berbagai hadiah bagi masyarakat yang berpartisipasi dalam proses pemilihan logo tersebut. Total terdapat 300 hadiah yang akan diberikan kepada peserta yang beruntung.

"Seratus (hadiah) berupa undangan untuk hadir di Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi, kemudian 100 lagi adalah suvenir yang biasa diterima oleh peserta undangan upacara peringatan kemerdekaan yang dikirim kepada yang bersangkutan, yang terpilih. Kemudian juga kita menyediakan 100 bantuan pendidikan untuk masyarakat yang terpilih. Jadi, kurang lebih ada 300 hadiah yang menjadi insentif bagi yang terlibat atau berpartisipasi aktif dalam pemilihan logo (HUT) Ke-81," kata Juri Ardiantoro.

(Sumber: Antara)

x|close