AS dan Iran Sepakati Pembentukan Komite Pengawas Implementasi MoU Islamabad

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jun 2026, 14:44
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang dimediasi Pakistan. Perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang dimediasi Pakistan. (Antara)


Ntvnews.id, Moskow - Qatar dan Pakistan mengumumkan bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran di Swiss telah menyepakati pembentukan sebuah Komite Tingkat Tinggi guna mengawasi pelaksanaan Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad yang sebelumnya telah ditandatangani kedua negara.

Informasi tersebut disampaikan dalam pernyataan bersama yang diterbitkan Kementerian Luar Negeri Qatar dan dikutip kantor berita RIA Novosti pada Senin, 22 Juni 2026.

"Berdasarkan MoU tersebut, pihak-pihak terkait telah sepakat membentuk Komite Tingkat Tinggi yang akan memberikan pengawasan politik terhadap upaya mediasi," menurut pernyataan bersama yang diterbitkan Kementerian Luar Negeri Qatar.

Selain pembentukan komite, para pihak juga menyepakati pembukaan jalur komunikasi langsung selama masa berlaku nota kesepahaman tersebut. Mekanisme komunikasi itu ditujukan untuk mengurangi risiko insiden maupun kesalahpahaman yang dapat mengganggu proses perdamaian.

Baca Juga: Iran–AS Bahas Aset Beku dan Sanksi Minyak dalam Putaran Awal Perundingan di Swiss

Langkah tersebut juga diharapkan dapat membantu menjaga keamanan pelayaran internasional, khususnya bagi kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz, salah satu jalur perdagangan energi terpenting di dunia.

Komite Tingkat Tinggi tersebut merupakan bagian dari implementasi MoU Islamabad yang berhasil dicapai melalui proses mediasi yang difasilitasi Pakistan dan Qatar.

Berdasarkan kesepakatan yang tertuang dalam MoU, Amerika Serikat dan Iran diberikan waktu selama 60 hari untuk merundingkan kesepakatan final yang mencakup sejumlah isu strategis. Di antaranya adalah program nuklir Iran, pencabutan sanksi Amerika Serikat, pembukaan kembali Selat Hormuz, serta langkah-langkah menuju penghentian konflik secara permanen.

Baca Juga: Wapres AS JD Vance Tiba di Swiss, Buka Perundingan dengan Iran

Sebelumnya, pada 14 Juni, kedua negara mencapai kesepahaman yang terdiri atas 14 poin. Kesepakatan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU secara elektronik pada 18 Juni.

Perundingan lanjutan antara kedua pihak terus berlangsung di Swiss dengan fokus pembahasan pada aspek teknis dan mekanisme implementasi berbagai poin yang telah disepakati dalam nota kesepahaman tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close