Massa Gelar Demo di Kantor BGN, Desak Penghentian Program MBG dan Usut Dugaan Korupsi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Jun 2026, 14:53
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Demo depan kantor BGN Demo depan kantor BGN (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Penyelamat Negeri (PPN) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu, 16 Juni 2026.

Aksi tersebut diwarnai berbagai tuntutan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta dugaan korupsi yang menyeret sejumlah pihak di lingkungan BGN.

Berdasarkan pantauan NTVNews.id di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB, para demonstran membawa spanduk dan poster berisi berbagai pesan protes serta tuntutan kepada pemerintah. Orasi terus menggema selama aksi berlangsung.

Salah satu tuntutan yang paling lantang disuarakan massa adalah penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Massa menilai program tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh karena dianggap belum memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat.

"Memerintahkan presiden stop MBG," teriak salah satu orator di tengah aksi.

Selain itu, massa juga meminta aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Agung, untuk mengusut berbagai dugaan penyimpangan yang mereka nilai perlu mendapat perhatian serius.

Lima Tuntutan Utama Massa Aksi

Dalam aksinya, Aliansi Pemuda Penyelamat Negeri menyampaikan lima tuntutan utama kepada pemerintah dan aparat penegak hukum.

Pertama, mereka meminta penghentian total Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai perlu dievaluasi kembali efektivitas dan prioritas anggarannya.

Kedua, massa mendesak pemerintah mengalihkan anggaran program tersebut untuk sektor lain yang dianggap lebih mendesak, seperti subsidi energi dan pendidikan.

Ketiga, mereka meminta pembubaran Badan Gizi Nasional (BGN) dengan alasan perlunya penataan ulang kelembagaan yang lebih efektif dan akuntabel.

Keempat, massa mendesak Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan terhadap seluruh proses pengadaan di lingkungan BGN guna memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam penggunaan anggaran negara.

Kelima, mereka meminta Kejaksaan Agung memanggil dan memeriksa Kepala BGN, Nanik S. Deyang, terkait dugaan yang berkembang dalam kasus yang sedang menjadi sorotan publik.

Aksi Berlanjut, Massa Mahasiswa Ikut Berdatangan

Tak lama setelah aksi PPN berlangsung, kelompok lain yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Mahasiswa Indonesia turut mendatangi lokasi yang sama untuk menyampaikan aspirasi serupa.

Massa mahasiswa tersebut juga menyuarakan tuntutan terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan program pemerintah, termasuk meminta penegak hukum mengusut tuntas berbagai dugaan pelanggaran yang muncul di lingkungan BGN.

Aksi berlangsung di bawah pengawasan aparat keamanan yang berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan tertib dan kondusif.

Hingga aksi berlangsung, para demonstran terus menyampaikan tuntutan mereka melalui orasi dan membentangkan berbagai spanduk sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah dan aparat penegak hukum.

x|close