Ntvnews.id, Jakarta - Kasus tragis yang melibatkan dua warga negara Indonesia (WNI) terjadi di Jepang. Seorang perempuan WNI berusia 21 tahun tewas setelah mengalami sejumlah luka tusukan dalam insiden yang terjadi di Kota Chitose, Prefektur Hokkaido. Polisi Jepang telah menangkap seorang pria WNI yang diduga terlibat dalam aksi penikaman tersebut.
Otoritas Kepolisian Hokkaido saat ini menangani peristiwa itu sebagai kasus pembunuhan. Investigasi terus dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap serta motif di balik kejadian yang menewaskan sesama warga Indonesia tersebut.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Kamis (4/6) malam sekitar pukul 21.10 waktu setempat. Menurut laporan media Jepang, layanan darurat menerima panggilan dari seorang pejalan kaki yang melaporkan adanya pria yang membawa pisau dapur di sebuah trotoar di kawasan Chitose.
Petugas dari Kepolisian Chitose dan Kepolisian Hokkaido yang tiba di lokasi kemudian menemukan seorang perempuan dalam kondisi kritis akibat beberapa luka tusukan di tubuhnya, termasuk pada bagian perut.
Korban segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan dan ia dinyatakan meninggal dunia.
Polisi kemudian mengidentifikasi korban sebagai Sri Rahayu, seorang WNI berusia 21 tahun yang tercatat tinggal di kawasan Fuji 3-chome, Chitose. Hingga kini, pihak berwenang belum mengungkap informasi mengenai pekerjaan korban.
Di lokasi kejadian, aparat juga langsung mengamankan seorang pria yang diduga terkait dengan penikaman tersebut.
Berdasarkan keterangan Kepolisian Chitose, pria yang ditangkap adalah Mahmudi Agung Laksana Aji, WNI berusia 27 tahun. Ia diketahui berdomisili di Prefektur Chiba dan mengaku bekerja sebagai karyawan paruh waktu.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami hubungan antara korban dan tersangka, termasuk kemungkinan adanya konflik yang melatarbelakangi insiden tersebut. Otoritas Jepang juga belum menyampaikan detail lebih lanjut mengenai motif maupun kronologi lengkap penikaman yang menggemparkan komunitas Indonesia di Jepang itu.
Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan sesama WNI yang tinggal dan bekerja di Jepang. Proses penyelidikan masih berlangsung, sementara pihak kepolisian berupaya mengumpulkan bukti serta keterangan tambahan untuk mengungkap secara menyeluruh peristiwa yang berujung pada tewasnya Sri Rahayu.
Ilustrasi Pembunuhan (Pixabay)