Menantu Akui Kirim Sate ke Aminah hingga Tewas di Boyolali, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Jun 2026, 08:58
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
ilustrasi jenazah ilustrasi jenazah (dok)

Ntvnews.id, Jakarta - Pengirim sate misterius yang diduga menjadi pemicu kematian warga Boyolali, Aminah (57), akhirnya terungkap. Polisi memastikan bahwa pengirim makanan tersebut adalah menantu korban sendiri. Meski demikian, aparat kepolisian menegaskan bahwa status hukum yang bersangkutan masih sebagai saksi sambil menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Menantu korban telah diperiksa oleh penyidik dan mengakui bahwa dirinya yang mengirimkan sate tersebut ke rumah Aminah di Dukuh/Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

"Jadi untuk perkembangan sampai dengan hari ini, sementara ini sudah ada 8 orang saksi yang sudah kita lakukan pemeriksaan.Kemudian juga kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku, yaitu menantu dari almarhumah. Namun, statusnya masih saksi saat ini, dan masih kita lakukan pemeriksaan secara intensif,"ungkap Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, kepada para wartawan Kamis (4/6/2026).

Indra menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap menantu korban dilakukan pada Rabu (3/6). Proses pemeriksaan berlangsung cukup lama, sekitar delapan jam hingga pukul 23.00 WIB.

"Dari hasil pemeriksaan sampai dengan tadi malam, kita lakukan pemeriksaan sampai dengan pukul 23.00 WIB, di mana terduga pelaku menurut dengan keterangannya menyampaikan kepada pihak penyidik, bahwa yang bersangkutan yang mengirimkan sate tersebut ke kediaman almarhum," jelas Kapolres.

Baca Juga: Sultan Brunei Rombak Kabinet, Dua Putranya Ditunjuk Jadi Menteri

Meski pengakuan tersebut telah disampaikan, polisi menegaskan bahwa hal itu belum dapat menjadi dasar untuk memastikan penyebab kematian Aminah. Saat ini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium serta autopsi dari Dokpol Polda Jawa Tengah.

"Kami saat ini pun masih menunggu hasil toksikologi dari Dokpol Polda Jateng terkait dengan hasil pemeriksaan ekshumasi dan hasil uji laboratorium terkait dengan ayam ataupun yang diduga meninggal dikarenakan mengkonsumsi sate tersebut," imbuhnya.

Hingga kini, status menantu korban masih ditetapkan sebagai saksi. Kepolisian menegaskan bahwa penentuan keterlibatan yang bersangkutan akan bergantung pada hasil medis dan forensik.

"Oleh karena itu, terduga pelaku sampai dengan saat ini statusnya masih sebagai saksi," terangnya.

Meski masih berstatus saksi, polisi tetap melakukan pengawasan khusus terhadap yang bersangkutan. Selain itu, diketahui bahwa menantu korban juga telah menunjuk penasihat hukum untuk mendampingi proses pemeriksaan.

Baca Juga: Iran Bantah Serang Kuwait, Tuding Rudal Patriot AS

"Iya, tetap kita kita lakukan pengawasan khusus dan dari pihak terduga pelaku pun sudah menunjuk PH ataupun pengacara dalam pendampingan," tegas dia.

Peristiwa bermula ketika Aminah menerima kiriman sate misterius pada Senin (18/5) malam. Awalnya, makanan tersebut disebut berasal dari anaknya, namun hal itu dibantah dan bahkan sang anak sempat melarang Aminah untuk memakannya.

Keesokan harinya, Aminah ditemukan meninggal dunia di rumahnya sekitar pukul 07.00 WIB. Di lokasi kejadian, juga ditemukan lima ayam mati yang diduga ikut memakan sate tersebut.

Sepekan setelah kejadian, keluarga merasa ada kejanggalan dan melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Polisi kemudian melakukan penyelidikan, termasuk ekshumasi makam korban pada Sabtu (30/5), serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kematian Aminah.

x|close