Iran Tegaskan Siap Dukung Lebanon Hadapi Serangan Israel

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Jun 2026, 07:00
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Foto ini yang dirilis pada 31 Mei 2026 menunjukkan pasukan darat Israel melakukan operasi militer di Beaufort Ridge, Lebanon selatan. ANTARA/Xinhua/HO-IDF/aa. Foto ini yang dirilis pada 31 Mei 2026 menunjukkan pasukan darat Israel melakukan operasi militer di Beaufort Ridge, Lebanon selatan. ANTARA/Xinhua/HO-IDF/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Istanbul - Pemerintah Iran menegaskan komitmennya untuk mendukung Lebanon dalam menghadapi serangan yang dilakukan Israel. Teheran menyatakan tidak akan tinggal diam apabila Beirut kembali menjadi sasaran tindakan militer yang dinilai melanggar hukum internasional.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menekankan bahwa posisi negaranya tetap konsisten dalam mendukung stabilitas Lebanon.

“Kami telah menegaskan dan terus menegaskan bahwa gencatan senjata di Lebanon merupakan bagian integral dari setiap gencatan senjata dan setiap kesepakatan akhir untuk mengakhiri perang dengan Amerika Serikat,” kata Baqaei dalam konferensi pers yang dikutip kantor berita IRNA.

Baca Juga: AS Beri Sinyal Siap Kembali Perang dengan Iran

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Kepala Otoritas Israel, Benjamin Netanyahu, menginstruksikan militernya untuk melancarkan serangan udara ke Beirut pada Senin. Langkah tersebut menandai eskalasi terbaru di kawasan, meskipun kesepakatan gencatan senjata di Lebanon masih berlaku.

Situasi di Timur Tengah terus memanas sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari lalu. Sebagai respons, Teheran melakukan serangan balasan yang menyasar wilayah Israel serta sejumlah sekutu Washington di kawasan Teluk. Iran juga mengambil langkah strategis dengan menutup Selat Hormuz yang merupakan jalur penting perdagangan energi dunia.

Baca Juga: Trump Optimistis Iran Benar-benar Ingin Capai Kesepakatan dengan AS

Upaya meredakan konflik sempat dilakukan melalui mediasi Pakistan yang menghasilkan kesepakatan gencatan senjata pada 8 April. Namun, perundingan lanjutan yang digelar di Islamabad belum berhasil mencapai kesepakatan jangka panjang yang dapat mengakhiri konflik secara permanen.

Sejak kegagalan perundingan tersebut, berbagai proposal terus dipertukarkan oleh pihak-pihak yang terlibat. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya membuka kembali jalur dialog langsung guna mencari solusi diplomatik dan menghentikan ketegangan yang masih berlangsung di kawasan.

(Sumber: Antara)

x|close