Ntvnews.id, Jakarta - Istri polisi di Sulawesi Tenggara disebut menyiram air keras ke pasangan suami-istri (pasutri). Peristiwa itu terjadi saat perempuan bernama Dian Lestari dan suaminya, menagih utang kepada Ridayani.
Peristiwa itu tepatnya terjadi di Kelurahan Ranomeeto, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).
Ridayani lantas angkat bicara terkait tudingan tersebut. Ia membantah melakukan tindakan tersebut tanpa sebab. la mengaku pasutri yang datang ke rumahnya tidak bersikap sopan saat menagih utang hingga terjadi cekcok di depan rumah.
"Coba konfirmasi yang bersangkutan, apakah dia datang ke rumah orang dengan sopan? Tetangga saya semua dengar, dia teriak-teriak seperti orang kesurupan. Padahal saya sambut dengan baik," ujarnya, dalam unggahan akun Instagram @kendariinfo, Jumat, 29 Mei 2026.
Ridayani menjelaskan, persoalan itu bermula dari urusan utang piutang bisnis jual beli solar. Menurutnya, Dian dan suaminya merupakan pengepul yang memiliki hubungan transaksi dengannya.
la juga menilai kronologi yang beredar di masyarakat tidak sepenuhnya sesuai fakta di lokasi. Bahkan, ia mengaku memiliki rekaman CCTV yang disebut dapat memperjelas kejadian tersebut.
"Versinya tidak seperti yang beredar. Ada juga rekaman CCTV yang bisa memperjelas kejadian. Saya juga akan melapor balik. Ada bukti CCTV, nanti saya buka," tuturnya.
Dari insiden tersebut, Dian bersama suaminya mengalami luka bakar di bagian dada, perut hingga paha sebelah kiri. Keduanya kemudian menuju Puskesmas Ranomeeto untuk mendapatkan penanganan medis.
Pasutri diduga disiram air panas oleh istri polisi. (Instagram @kendariinfo)